Di balik hingar-bingar peluncuran mobil mewah di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, sebuah diskusi mendalam bertajuk DFSKTALK mencuri perhatian pada Jumat (13/2). Fokusnya bukan soal kecepatan, melainkan tentang penyelamatan nyawa di daerah bencana melalui kolaborasi PT Sokonindo Automobile dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pahlawan Air di Medan Sulit
Akses air bersih seringkali menjadi masalah hidup dan mati saat bencana melanda. Menjawab tantangan ini, BNPB mengandalkan DFSK Super Cab yang telah dimodifikasi khusus menjadi unit Water Treatment mobile. Kendaraan pikap ringan ini mengemban misi vital: menembus medan sulit untuk menyediakan air siap konsumsi bagi para penyintas.
Maria Agustina Hutagaol, Tenaga Ahli Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 115 unit DFSK Super Cab yang bertugas di berbagai penjuru Indonesia. “Dalam kondisi darurat, kami butuh kendaraan yang kuat, lincah menjangkau lokasi pelosok, dan mampu menopang beban perangkat pengolahan air yang berat,” jelasnya.

Teknologi Filtrasi di Atas Roda
Dalam sesi demonstrasi di IIMS, diperlihatkan bagaimana “sakti”-nya sistem filtrasi yang terpasang di atas bak Super Cab. Air baku yang keruh diproses melalui tahapan penyaringan ketat, termasuk penggunaan tabung CRP dan sinar ultraviolet (UV) untuk membasmi bakteri. Proses penyaringan berlangsung 20 menit.
Hasilnya luar biasa. Pengujian langsung menunjukkan kadar pH 8,3 dan TDS 61, angka yang membuktikan air tersebut sangat layak dan aman untuk dikonsumsi. Doni Putra Okten, Head of Sales and Marketing PT Sokonindo Automobile, bahkan langsung meminum air hasil olahan tersebut di hadapan pengunjung untuk membuktikan kualitasnya.

Platform Multifungsi untuk Kemanusiaan
Ketangguhan Super Cab bukan tanpa alasan. Desain sasis yang kokoh memang dirancang untuk mudah diadaptasi menjadi berbagai kendaraan operasional. Selain unit pengolah air, pikap ini juga telah sukses dimodifikasi menjadi mobil dapur umum.
“Kami merancang Super Cab sebagai platform multifungsi. Modifikasinya sendiri memakan waktu sekitar 30 hari kerja, disesuaikan dengan kebutuhan ekstrem di lapangan,” tambah Doni.
Kehadiran unit ini di IIMS 2026 menjadi bukti nyata bahwa teknologi otomotif tidak hanya soal gaya hidup, tetapi juga tentang bagaimana memberikan solusi nyata bagi kebutuhan dasar manusia di saat paling kritis sekalipun.
