JAKARTA – Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi para pendidik terbaik Tanah Air untuk bergabung dalam program Sekolah Garuda, sebuah inisiatif pendidikan unggulan yang akan meluncur pada tahun ajaran 2026–2027.
Sebanyak 96 posisi guru serta 20 jabatan pimpinan sekolah—terdiri dari Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah—telah dibuka untuk mengisi empat Sekolah Garuda baru yang segera beroperasi.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Badan Kepegawaian Negara di sscasn.bkn.go.id, dengan batas akhir 16 Februari 2025 untuk tenaga pengajar, dan 15 Februari 2025 untuk posisi pimpinan sekolah.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan pentingnya peran tenaga pendidik dalam keberhasilan program tersebut.
“Tahun ini, empat Sekolah Garuda baru akan dibuka untuk tahun ajaran 2026–2027. Kita membutuhkan 96 guru dan 20 wakil kepala sekolah dan kepala sekolah,” ujar Stella dikutip dari akun resmi @kemdiktisaintek.ri, Minggu (15/2).
Ia menambahkan bahwa rekrutmen ini dikhususkan bagi pendidik berkinerja tinggi yang siap berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Kita memanggil seluruh guru-guru yang berprestasi, karena ini hanya khusus untuk guru-guru yang berprestasi, untuk mendaftar sebagai guru, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah. Pendaftaran ditutup, waktunya tinggal sebentar lagi,” katanya.
Syarat dan Kualifikasi Calon Pelamar
Untuk mengikuti seleksi, pelamar harus memenuhi persyaratan umum dan khusus berikut ini:
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia maksimal 32 tahun per 1 Mei 2026.
- Tidak pernah dipidana, diberhentikan tidak hormat, atau terlibat politik praktis.
- Tidak berstatus sebagai ASN, PPPK, atau anggota TNI/Polri.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang dilamar.
- Memiliki Sertifikat Pendidik (PPG) baik jalur prajabatan maupun calon guru.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Menguasai Bahasa Inggris aktif, baik lisan maupun tulisan.
- Siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Persyaratan Khusus:
- IPK minimal 3,25.
- Mampu merancang, mengajar, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis teknologi.
- Skor kemampuan Bahasa Inggris minimal IELTS 5,5, TOEFL iBT 51, atau PTE Academic 45,4.
- Tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.
- Bersedia tinggal di lingkungan sekolah berasrama.
Kesempatan untuk Guru Inspiratif
Rekrutmen ini menjadi peluang besar bagi guru-guru berprestasi untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan pendidikan masa depan Indonesia melalui Sekolah Garuda.
Pemerintah menegaskan, proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan berbasis merit, guna memastikan tenaga pendidik yang terpilih benar-benar memenuhi standar profesional dan kompetensi tinggi.***
