JAKARTA – Sejumlah negara telah resmi menetapkan awal Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari. Hingga kini, lima negara telah mengumumkan keputusan tersebut, termasuk Uni Emirat Arab.
Berikut lima negara yang menentukan awal Ramadan pada Kamis:
Oman
Komite Utama Pengamatan Bulan Oman menyatakan Rabu (18/2/2026) sebagai hari terakhir Syaban, sementara Kamis (19/2) ditetapkan sebagai awal Ramadan. Hilal tidak terlihat pada Selasa (17/2), sehingga penetapan dilakukan berdasarkan perhitungan astronomis.
Türkiye
Kepresidenan Urusan Agama Türkiye menegaskan bulan sabit tidak akan terlihat pada Selasa (17/2) di kawasan Arab, Islam, maupun Amerika. Hilal diperkirakan baru terlihat pada Rabu, sehingga Ramadan dimulai Kamis (19/2).
Singapura
Dewan Agama Islam Singapura, dipimpin Mufti setempat, mengumumkan Ramadan dimulai Kamis (19/2). Hilal tidak mungkin terlihat pada Selasa, sehingga Rabu menjadi akhir Syaban.
Australia
Dewan Fatwa Australia menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2). Mufti Agung Dr. Ibrahim Abu Mohamad menegaskan malam pertama Ramadan, termasuk salat Tarawih, akan dilaksanakan Rabu (18/2) setelah matahari terbenam. Keputusan ini mengikuti data astronomi yang memastikan hilal tidak terlihat pada Selasa.
Uni Emirat Arab
Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) memperkirakan Ramadan dimulai Kamis (19/2). Awal resmi tetap menunggu konfirmasi rukyatul hilal, meski prediksi menunjukkan bulan suci bisa dimulai antara 17–19 Februari.