JAKARTA – Gempa bumi magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kepulauan Aru, Maluku, pada Selasa pagi (17/2/2026) pukul 06.47.22 WIB berdasarkan data resmi yang terkonfirmasi.
Peristiwa gempa magnitudo 4,9 di Kepulauan Aru ini terjadi pada kedalaman 12 kilometer sehingga tergolong gempa dangkal yang berpotensi lebih terasa di permukaan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat titik koordinat gempa berada di 5,6 Lintang Selatan dan 133,87 Bujur Timur yang masuk dalam kawasan Aru Islands Region, Indonesia.
Berdasarkan parameter kekuatan, gempa magnitudo 4,9 termasuk kategori gempa menengah yang umumnya dapat dirasakan warga di sekitar pusat getaran tanpa menyebabkan kerusakan signifikan.
Kedalaman 12 kilometer menunjukkan sumber gempa berada relatif dekat dengan permukaan bumi sehingga getaran berpotensi terasa lebih jelas dibanding gempa dengan kedalaman besar.
Hingga laporan ini disusun belum terdapat informasi resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa di Kepulauan Aru tersebut.
Wilayah Maluku sendiri dikenal sebagai kawasan aktif secara tektonik karena berada di jalur pertemuan lempeng sehingga aktivitas gempa bumi kerap terjadi dengan variasi kekuatan dan kedalaman.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait guna menghindari kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Detail Gempa Terkini
Waktu: 17 Februari 2026, 06.47.22 WIB
Lokasi: Aru Islands Region, Indonesia
Koordinat: 5,6 LS – 133,87 BT
Magnitudo: 4,9
Kedalaman: 12 Km.***