YERUSALEM, PALESTINA – Polisi Israel menahan Sheikh Muhammad Ali Abbasi, imam Masjid Al-Aqsa, dari dalam kompleks masjid di Yerusalem Timur, pada Senin malam (16/2/2026). Penahanan tersebut disertai larangan memasuki kawasan Masjid Al-Aqsa selama satu minggu.
Menurut pernyataan Pemerintah Provinsi Yerusalem, Sheikh Muhammad Ali Abbasi ditahan oleh pasukan Israel dan dilarang memasuki kompleks masjid selama periode tersebut. Otoritas Israel belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penahanan maupun pembatasan itu.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari sebelum dimulainya bulan suci Ramadan, periode penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga bagi umat Muslim, kerap menjadi pusat ketegangan karena statusnya yang sensitif.
Eskalasi Ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur
Langkah terhadap imam masjid ini berlangsung di tengah peningkatan tindakan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Pembatasan akses jemaah ke Masjid Al-Aqsa dilaporkan semakin ketat. Serbuan pemukim Yahudi ke kompleks tersebut juga disebut kian sering terjadi, kerap di bawah pengawalan pasukan keamanan.
Situasi ini memperbesar kekhawatiran akan potensi konflik menjelang Ramadan. Persiapan logistik masjid, termasuk pemasangan tenda pelindung dan fasilitas kesehatan sementara, dilaporkan turut terhambat akibat pembatasan dari pihak berwenang Israel.
Latar Belakang Historis dan Status Hukum
Masjid Al-Aqsa berada di Yerusalem Timur, wilayah yang diduduki Israel sejak Perang Arab–Israel 1967 dan dianeksasi secara sepihak pada 1980. Aneksasi tersebut tidak diakui oleh mayoritas komunitas internasional, yang tetap menganggap Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan.
Bagi umat Yahudi, kawasan yang sama dikenal sebagai Temple Mount, yang diyakini sebagai lokasi dua kuil kuno. Klaim atas situs suci ini kerap memicu gesekan antaragama dan menjadikannya simbol ketegangan Israel–Palestina.
Peristiwa penahanan imam ini menambah daftar panjang insiden pembatasan terhadap tokoh agama dan jemaah di Masjid Al-Aqsa, yang terus memicu reaksi dari berbagai pihak Palestina maupun internasional.