JAKARTA – Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, resmi mengundurkan diri bersama seluruh jajaran kabinetnya pada Rabu (18/2/2026).
Dilansir dari Xinhua, dalam rapat kabinet yang dimulai tak lama setelah pukul 09.00 waktu setempat, para menteri menyerahkan surat pengunduran diri secara kolektif. Langkah itu dilakukan menjelang sesi baru parlemen pada sore hari, yang dijadwalkan memilih perdana menteri baru.
Usai pemungutan suara, perdana menteri terpilih akan segera merampungkan penunjukan anggota kabinet. Kepala sekretaris kabinet dijadwalkan mengumumkan susunan tersebut.
Takaichi, yang juga menjabat sebagai presiden Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP), diperkirakan kembali menduduki kursi perdana menteri. Hal ini mengingat partai berkuasa tersebut menguasai lebih dari dua pertiga kursi di majelis rendah.
Kabinet Takaichi sebelumnya baru dilantik pada Oktober lalu. Dengan koalisi yang berkuasa baru saja memenangkan pemilu pada 8 Februari, media lokal menilai kemungkinan perubahan besar dalam susunan kabinet sangat kecil.