JAKARTA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan memastikan kesiapan layanan penukaran uang bagi masyarakat di 110 titik strategis di seluruh wilayah.
Kepala BI Sumsel, Bambang Pramono, menjelaskan bahwa program tahunan bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 akan mulai beroperasi pada 19 Februari dan berlanjut hingga 12 Maret 2026.
Setiap lokasi penukaran diproyeksikan melayani hingga 100 orang per hari dengan jadwal pembukaan pada 19 Februari, 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret, guna menghindari penumpukan antrean di kantor perbankan.
“Layanan penukaran di loket perbankan ini tersebar di Palembang dan sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk memastikan masyarakat memperoleh uang rupiah yang cukup, tepat pecahan, dan layak edar,” katanya.
BI mencatat kebutuhan uang tunai masyarakat Sumsel selama periode Ramadhan dan Idulfitri tahun ini diperkirakan mencapai Rp5,6 triliun, naik signifikan dari tahun lalu yang sebesar Rp3,9 triliun.
Lonjakan kebutuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat terutama pada sektor konsumsi, ritel, dan tradisi berbagi uang baru setiap menjelang hari raya.
Selain loket perbankan, BI Sumsel juga akan mengoperasikan kas keliling di sejumlah titik keramaian seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga sepanjang jalur mudik utama.
Untuk menjaga ketertiban, masyarakat diminta memesan jadwal penukaran uang secara daring melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) dengan batas maksimal Rp5,3 juta per orang, sesuai pecahan yang telah ditetapkan.
Melalui program SERAMBI 2026, BI Sumsel berharap momen Ramadhan dan Lebaran nanti menjadi lebih nyaman sekaligus menumbuhkan rasa Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai lambang kedaulatan Indonesia.
Cek DI SINI 110 Titik Penukaran Uang BI Sumsel.***