JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Minggu, (22/1/2026). Fenomena ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia yang membawa massa udara lembap serta aktivitas sirkulasi siklonik di sejumlah perairan.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan maupun perjalanan jauh. BMKG menegaskan, hujan lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat
- Pulau Jawa: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur
- Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Papua: Papua Tengah, Papua Pegunungan
Sementara itu, wilayah DKI Jakarta, Banten, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk kategori Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.
Peringatan Angin Kencang
BMKG juga mencatat potensi angin kencang di beberapa daerah, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, NTT, dan Sulawesi Selatan.
Prakiraan Cuaca Kota Besar (22 Februari 2026)
| Kota | Prakiraan Siang/Sore | Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Jakarta | Hujan Sedang | 24 – 30 | 80 – 95 |
| Bandung | Hujan Ringan | 20 – 28 | 75 – 95 |
| Surabaya | Hujan Petir | 25 – 32 | 70 – 90 |
| Makassar | Hujan Ringan | 24 – 31 | 75 – 95 |
| Kupang | Hujan Lebat | 23 – 30 | 80 – 95 |
BMKG menekankan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, serta memperhatikan informasi terbaru yang akan disampaikan secara berkala.