JAKARTA – Puluhan pesawat tempur Amerika Serikat terpantau di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Laporan New York Times yang dilansir Sputnik, Minggu (22/2/2026) menyebutka, temua ini berdasarkan citra satelit dan data penerbangan.
Foto satelit yang diambil Jumat lalu menunjukkan lebih dari 60 jet tempur, jumlah yang disebut sekitar tiga kali lipat dari biasanya. Data pelacakan penerbangan juga mencatat sedikitnya 68 pesawat angkut mendarat di pangkalan tersebut sejak 15 Februari. “Lebih banyak jet tempur mungkin berada di tempat perlindungan,” tulis harian itu.
Citra satelit memperlihatkan kehadiran jet siluman F-35, yang lebih modern dibanding pesawat tempur reguler di pangkalan tersebut. Selain itu, terlihat pula sejumlah drone, helikopter, dan sistem pertahanan udara baru.
Pejabat Yordania menegaskan kepada surat kabar tersebut bahwa penempatan pesawat dan peralatan AS merupakan bagian dari perjanjian pertahanan dengan Washington.
Pada Januari, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa “armada besar” sedang menuju Iran. Ia menambahkan harapan agar Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan “adil dan merata” yang mencakup penghentian total senjata nuklir. Trump juga memperingatkan, jika kesepakatan nuklir tidak tercapai, serangan AS di masa depan terhadap Iran akan “jauh lebih buruk” daripada sebelumnya.