JAKARTA — Olahraga padel semakin digemari masyarakat Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Tren tersebut berdampak pada pesatnya pertumbuhan lapangan atau lapangan padel di berbagai wilayah Ibu Kota. Data terbaru menunjukkan Jakarta Selatan menjadi kawasan dengan jumlah lapangan padel terbanyak dibandingkan wilayah Jakarta lainnya.
Berikut data sebaran jumlah lapangan padel di wilayah Jakarta secara lengkap yang bersumber dari Kumparan:
1. Jakarta Selatan: 165
2. Jakarta Barat: 98
3. Jakarta Utara: 59
4. Jakarta Timur: 38
5. Jakarta Pusat: 23
6. Kepulauan Seribu: 1
Tumbuhnya Keluhan Warga terhadap Lapangan Padel
Seiring meningkatnya jumlah lapangan, sejumlah warga mulai menyampaikan keluhan, terutama terkait kebisingan. Salah satunya datang dari warga Cilandak, Jakarta Selatan, yang mengeluhkan aktivitas lapangan padel Fourthwall di kawasan tersebut.
Dilansir dari Detik, Seorang warga sekitar bernama Naufal (27) menyebut kebisingan dari lapangan padel kerap mengganggu kenyamanan warga. Ia hadir sebagai perwakilan warga dalam proses mediasi dengan pihak pengelola lapangan.
Menurut Naufal, sumber kebisingan berasal dari suara bola dan teriakan pemain yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Aktivitas tersebut, kata dia, sempat terjadi sejak pukul 06.00 WIB hingga tengah malam.
“Itu ada teriak-teriak, ada suara bola sih terutama, dan teriak-teriakannya ini dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam. Tapi perlu dicatat kalau jam 6 pagi sampai jam 12 malam itu waktu awal-awal diomongin, maksudnya Januari sampai Februari awal. Setelahnya mereka commit sampai jam 10, cuma ada beberapa kali kita ketemu jam 10 tuh masih ketawa-ketawa, masih main,” ungkapnya, dilansir dari Detik.
Dalam mediasi tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pengelola. Salah satu tuntutan utama adalah penghentian operasional lapangan tersebut secara menyeluruh.
“Kita minta tadi fourthwall Padel untuk segera menghentikan seluruh aktivitas operasional. Terus kami berhak mendapatkan kembali ketenangan yang kami alami, keamanan, kenyamanan hidup kami seperti sebelum adanya Fourthwall Padel,” kata Naufal.
Menanggapi keluhan tersebut, pengelola lapangan tersebut di Jalan Haji Nawi Raya, Cilandak, menyatakan akan melakukan pembatasan jam operasional. Selain itu, pengelola juga berkomitmen untuk memasang peredam suara guna meminimalkan dampak kebisingan terhadap lingkungan sekitar.
Hal itu disampaikan perwakilan PT Kreasi Arena Indonesia selaku pengelola Fourthwall, Fajar Ediputra, usai mediasi dengan warga dan pihak Kelurahan Gandaria Selatan. Ia menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan, jam operasional lapangan dibatasi dari pukul 14.00 WIB hingga 19.00 WIB. Sebelumnya, lapangan tersebut beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB.
“Kami membatasi jam operasional kami di bulan puasa ini menjadi kurang lebih memulai pembatasan operasional sampai 50 persen. Ini tujuannya juga kami lebih menghargai tetangga kami,” kata Fajar kepada wartawan, Kamis (19/2/2026), dilansari dari Detik.
Pengelola berharap langkah tersebut dapat menjadi solusi sementara sembari menyiapkan upaya peredaman suara secara permanen agar aktivitas olahraga padel tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan warga sekitar.