JAKARTA – Kekalahan Real Madrid dari Osasuna, Minggu (22/2/2026) menjadi pukulan berat di akhir pekan ketika posisi puncak La Liga berpindah tangan ke Barcelona usai kemenangan mereka atas Levante.
Hasil itu menandai kekalahan perdana Madrid di liga sejak Álvaro Arbeloa mengambil alih kursi pelatih, sekaligus menjadi kali pertama Los Blancos gagal memetik kemenangan di tahun 2026.
Meski begitu, keputusan manajemen menunjuk Arbeloa tampak membawa efek positif. Sang mantan bek kanan yang sebelumnya menukangi Real Madrid Castilla itu kini dipercaya menahkodai tim utama dalam situasi yang cukup tertutup oleh pihak klub.
Salah satu pemain yang menikmati perubahan atmosfer itu ialah Vinícius Jr., yang kembali tampil tajam dan seolah menemukan bentuk terbaiknya dalam beberapa laga terakhir.
Laporan dari SPORT menyebut, suasana baru di bawah Arbeloa membuat pemain asal Brasil itu lebih bahagia dan kembali nyaman membela Real Madrid.
Sebaliknya, di era Xabi Alonso, hubungan keduanya dikabarkan renggang sehingga membuat negosiasi perpanjangan kontrak sempat tertunda.
Performa Vinícius kini menjadi bukti nyata, setelah berhasil mencetak gol dalam empat pertandingan berturut-turut dan sering kali dinobatkan sebagai Man of the Match.
Kontraknya tersisa satu tahun lagi setelah musim ini, yang sempat menimbulkan kekhawatiran di ruang manajemen klub terkait masa depannya.
Menurut laporan, hambatan utama dalam negosiasi adalah besaran gaji tahunan yang diinginkan Vinícius, yaitu setara dengan Kylian Mbappé.
Namun, klub menegaskan perbedaan struktur pembayaran, karena Mbappé didatangkan secara gratis dengan bonus tanda tangan besar, sementara gaji pokok keduanya dianggap seimbang.
Selain faktor kontrak, pergantian pelatih juga menjadi kunci utama yang memengaruhi keputusannya. Di bawah Arbeloa, Vinícius merasa lebih dihargai dan mendapatkan tempat istimewa dalam sistem permainan baru.
Kini, sinyal perpanjangan kontrak semakin kuat dan diyakini akan rampung sebelum akhir musim. Cinta Vinícius kepada Los Blancos tak pernah padam — hanya situasi tim yang sempat membuatnya ragu, dan kini mulai menemukan kestabilan kembali.***