JAKARTA – Nama Janice Tjen kembali mencuri perhatian dunia tenis putri usai sukses menembus peringkat 36 dunia berdasarkan pembaruan peringkat Asosiasi Tenis Wanita (WTA) terbaru pada Senin (23/2/2026).
Prestasi ini menandai pencapaian tertinggi sepanjang karier petenis berusia 23 tahun itu, sekaligus menegaskan konsistensi performanya selama tur Timur Tengah yang berlangsung di awal musim 2026.
Janice menjadi cerita menarik di Dubai Duty Free Tennis Championships, ajang WTA 1000 kedua musim ini, ketika ia melaju hingga babak 16 besar untuk pertama kalinya dengan status wildcard.
Dalam perjalanan impresif itu, Janice mencatat kemenangan atas Leylah Fernandez — petenis yang pernah ia tundukkan pula pada babak pertama Australian Open 2026 — sehingga memperkuat rekor empat kemenangan atas pemain Top 30 dunia.
“Middle East swing” juga menjadi saksi ketangguhan Janice saat bersaing di Qatar Total Energies Open 2026, di mana ia sempat menyingkirkan Beatrice Haddad Maia 6-0, 6-1 sebelum dihentikan unggulan utama Iga Swiatek pada babak kedua.
Di ajang Mubadala Abu Dhabi Open 2026, Janice memetik kemenangan penting atas petenis No.1 Australia, Maya Joint, sebelum langkahnya terhenti di tangan unggulan kelima, Liudmila Samsonova.
Meski gagal melangkah lebih jauh di nomor tunggal, Janice menunjukkan performa gemilang di sektor ganda dengan menggandeng petenis Filipina, Alexandra Eala, dan berhasil menembus semifinal.
Eala sendiri turut naik daun dengan melesat 16 peringkat ke posisi 31 dunia setelah mencapai perempat final WTA 1000 Dubai, menandai kebangkitan tenis Asia Tenggara di level elit.
Usai tur padat di Timur Tengah, Janice kini bersiap melanjutkan petualangan ke Meksiko untuk mengikuti ajang Merida Open 2026 yang menjadi bagian dari “Sunshine Swing” turnamen WTA.
Di turnamen WTA 500 tersebut, Janice berstatus unggulan keenam dan dijadwalkan menghadapi petenis Kolombia, Camila Osorio, pada babak pertama, Rabu (25/2).
Selain itu, Janice juga akan turun di nomor ganda bersama Katarzyna Piter dan membuka langkah menghadapi duet Madeleine Brooks/Shuo Feng di laga pembuka pada hari yang sama.
Kesuksesan Janice menembus peringkat 40 besar dunia menjadi kabar menggembirakan bagi tenis Indonesia, membuka harapan baru bahwa atlet nasional bisa kembali bersaing di level tertinggi dunia.***