JAKARTA – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menegaskan bahwa “semua opsi tetap terbuka” dalam menghadapi Iran, sembari mendesak Teheran segera menyepakati perjanjian dengan Washington.
Dalam kunjungan ke Colorado, Senin (24/2/2026), Hegseth menyebut Presiden Donald Trump lebih mengutamakan solusi diplomatik, namun militer AS telah menyiapkan berbagai skenario jika Iran menolak kesepakatan. “Iran seharusnya membuat kesepakatan. Iran memiliki kesempatan untuk membuat kesepakatan. Itulah hasil yang diinginkan presiden,” ujarnya, dilansir dari Anadolu, Selasa (24/2/2026).
Saat ditanya apakah serangan militer masih dipertimbangkan, Hegseth menegaskan, “semuanya ada di atas meja,” dengan keputusan akhir tetap berada di tangan presiden.
Sebelumnya, Trump membantah laporan media yang menyebut Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine memperingatkan risiko besar dari aksi militer terhadap Iran. Melalui Truth Social, Trump menulis: “Saya yang membuat keputusan. Saya lebih memilih ada kesepakatan. Namun jika tidak ada kesepakatan, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara tersebut.”
Iran dan AS akan Bertemu di Jenewa
Delegasi Iran dan AS dijadwalkan kembali bertemu di Jenewa, Swiss, Kamis mendatang, untuk melanjutkan pembahasan kemungkinan kesepakatan nuklir di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan spekulasi konflik terbuka.