JAKARTA — Teh herbal semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia sebagai minuman sehat yang alami. Berbeda dengan teh biasa, teh herbal dibuat dari berbagai tanaman seperti biji, akar, atau bunga, sehingga kaya akan senyawa aktif yang mendukung kesehatan. Beberapa jenis teh herbal ini bahkan sudah lama digunakan secara tradisional dan didukung oleh berbagai sumber kesehatan terpercaya.
Berikut informasi 5 jenis teh herbal populer yang bersumber dari artikel kesehatan Alodokter dan lain-lainnya:
1. Teh Adas
Teh adas sering menjadi pilihan utama untuk mengatasi masalah pencernaan sehari-hari. Biji adas mengandung senyawa yang membantu mengurangi kembung, sakit perut, serta sembelit. Selain itu, minuman ini juga diyakini mendukung kesehatan jantung melalui kandungan kalium yang menjaga tekanan darah tetap stabil. Secara tradisional, teh adas bahkan membantu melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui dan menambah zat antioksidan dalam tubuh. Untuk menyeduhnya, haluskan 1-2 sendok teh biji adas, lalu tuang air panas dan diamkan selama 10-15 menit. Minum secara rutin bisa memberikan efek menenangkan pada sistem pencernaan.
2. Teh Ginseng
Teh ginseng berasal dari tanaman yang populer di Korea dan kini banyak dikonsumsi di Indonesia. Kandungan senyawa aktif di dalamnya membantu menurunkan tekanan darah, menjaga kelenturan pembuluh darah, serta mencegah pembentukan plak yang berisiko bagi jantung. Selain itu, teh ini juga meningkatkan energi dan daya tahan tubuh secara keseluruhan. Beberapa penelitian menunjukkan ginseng memiliki efek positif untuk mengurangi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit kardiovaskular. Cocok diminum pagi hari agar tubuh lebih bugar sepanjang hari.
3. Teh Jahe
Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal paling mudah ditemui dan sering dibuat di rumah. Kaya antioksidan, jahe efektif mengatasi mual akibat mabuk perjalanan, kehamilan, atau efek pengobatan tertentu. Teh herbal ini juga terbukti meredakan nyeri haid karena sifat antiinflamasinya yang mirip dengan obat pereda nyeri seperti ibuprofen. Minum teh jahe hangat secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan. Cara membuatnya sederhana, iris jahe segar, rebus dengan air, lalu tambahkan madu atau lemon untuk rasa lebih nikmat.
4. Teh Chamomile
Dengan aroma khas yang menenangkan, teh chamomile sering dipilih untuk mengurangi rasa cemas dan stres. Minuman ini membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama bagi yang sering mengalami insomnia. Kandungan antiradang dan antioksidannya juga mendukung pengendalian kadar gula darah serta mengurangi nyeri. Beberapa riset menyebutkan teh chamomile efektif meredakan gejala kecemasan ringan dan membuat tubuh lebih rileks sebelum tidur. Minum satu cangkir sebelum tidur bisa menjadi rutinitas sehat untuk istirahat lebih berkualitas.
5. Teh Kunyit
Teh kunyit dibuat dari rimpang kunyit yang kaya kurkumin, senyawa kuat sebagai antiinflamasi. Minuman ini membantu mengurangi peradangan, meredakan nyeri sendi, serta mendukung kesehatan pencernaan seperti mengatasi kembung. Meski bukti ilmiah pada manusia masih terus dikembangkan, studi pada hewan menunjukkan kunyit berpotensi mencegah kanker dan menjaga kesehatan jantung. Di Indonesia, teh kunyit sering dicampur dengan jahe atau madu untuk rasa lebih enak dan penyerapan nutrisi optimal.