Sang pendiri Microsoft, Bill Gates, akhirnya angkat bicara di hadapan para staf yayasannya terkait skandal yang selama ini membayanginya. Dalam sebuah pertemuan tertutup, Gates menyatakan “bertanggung jawab penuh” atas hubungan masa lalunya dengan terpidana pedofilia dan pelaku kejahatan seks, Jeffrey Epstein.
Langkah ini menyusul rilis dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS (DOJ) pada Januari lalu yang kembali menyeret nama Gates ke dalam pusaran kasus Epstein.
Pengakuan Perselingkuhan dan “Kesalahan Terbesar”
Laporan dari The Wall Street Journal (WSJ) mengungkapkan bahwa Gates secara jujur meminta maaf kepada timnya. Ia mengakui pernah menjalin perselingkuhan dengan dua wanita Rusia—sebuah rahasia yang kemudian diketahui oleh Epstein.
Meski mengakui kekhilafan pribadinya, Gates menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam aktivitas ilegal apa pun yang dilakukan oleh mendiang pemodal tersebut.
“Menghabiskan waktu bersama Epstein adalah kesalahan besar. Namun, saya tegaskan, saya tidak pernah menghabiskan waktu bersama korban-korbannya,” ujar Gates dalam rekaman yang ditinjau oleh WSJ.
Foto Rahasia dan Kedok Filantropi
Dalam Town Hall tersebut, Gates juga mengklarifikasi foto-fotonya bersama beberapa wanita yang wajahnya disensor dalam dokumen penyelidikan. Ia mengklaim foto-foto tersebut adalah asisten Epstein yang diminta oleh sang pemodal untuk diambil setelah pertemuan bisnis mereka.
Gates mengaku mulai bertemu Epstein pada 2011, bertahun-tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas kasus prostitusi anak. Ia berdalih terjebak karena Epstein mengaku memiliki jaringan miliarder yang bisa membantu mengumpulkan dana untuk yayasan amalnya.
Luka Lama Melinda French Gates
Skandal ini ternyata menjadi salah satu duri dalam pernikahan Gates yang berakhir pada 2021. Mantan istrinya, Melinda French Gates, secara terbuka mengungkapkan bahwa hubungan Bill dengan Epstein adalah masa-masa yang sangat menyakitkan.
“Saya sangat bahagia bisa menjauh dari semua kekacauan ini. Biarkan Bill yang menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, bukan saya,” ujar Melinda dalam sebuah siniar (podcast) baru-baru ini.
Melinda dilaporkan sudah lama skeptis dan tidak setuju dengan keputusan suaminya yang terus bertemu Epstein meski reputasi sang pemodal sudah hancur.
Bantahan Terhadap Klaim Absurd
Pihak Bill Gates juga memberikan bantahan keras terhadap draf email yang beredar dalam file Epstein, yang menuduh Gates mengidap penyakit menular seksual (PMS) dan meminta obat-obatan secara rahasia untuk menutupi konsekuensi dari “gadis-gadis Rusia”.
Juru bicara Gates menyebut klaim tersebut sebagai hal yang “benar-benar absurd dan sepenuhnya palsu”. Yayasan Gates pun menegaskan bahwa meskipun ada interaksi terbatas, tidak pernah ada kolaborasi finansial atau pembayaran apa pun yang mengalir ke kantong Epstein.
Kini, di usia 70 tahun, Bill Gates berupaya memulihkan reputasinya dengan bersikap lebih transparan, sembari menyesali “setiap menit” yang pernah ia habiskan bersama Jeffrey Epstein.