JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Maluku Tenggara pada Kamis (26/2/2026) dini hari, pukul 03:04:24 WIB, dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di 206 kilometer barat laut Maluku Tenggara dengan kedalaman 12 kilometer di bawah permukaan laut.
Data parameter menunjukkan koordinat gempa berada di 5,01 LS dan 131,00 BT, dengan magnitudo tercatat sebesar 5,0.
Guncangan terjadi pada kedalaman dangkal sehingga berpotensi dirasakan di sejumlah wilayah pesisir, meski hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Lokasi pusat gempa yang berada di laut menandakan aktivitas tektonik di zona pertemuan lempeng yang memang dikenal aktif secara seismik di kawasan timur Indonesia.
Otoritas terkait memastikan bahwa gempa ini tidak memicu gelombang tsunami sehingga masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Wilayah Maluku dan sekitarnya memang termasuk dalam jalur cincin api Pasifik yang kerap mengalami aktivitas gempa akibat pergerakan lempeng tektonik.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari instansi berwenang guna menghindari kabar tidak benar yang beredar di media sosial.
Hingga laporan ini disusun, kondisi terkini di sekitar Maluku Tenggara terpantau aman dan aktivitas masyarakat berlangsung normal.***