Ruang terbuka hijau yang seharusnya menjadi paru-paru kota dan tempat rekreasi keluarga, kini berubah menjadi sorotan kelam. Taman Kota Cawang di kawasan Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, diduga kuat telah beralih fungsi menjadi sarang aktivitas asusila dan penyalahgunaan minuman keras (miras).
Dugaan ini diperkuat dengan temuan mengejutkan oleh Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota saat melakukan penertiban pada Jumat (27/2/2026). Petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi yang berserakan serta botol-botol miras di area taman.
Investigasi di Balik Pagar Tol
Camat Makasar, Dimas Prayudi, menyatakan bahwa peninjauan langsung ini merupakan respons atas keresahan warga dan bukti fisik yang ditemukan di lapangan. “Di dalam taman ditemukan beberapa alat kontrasepsi. Ini menjadi perhatian serius kami karena mengindikasikan adanya aktivitas yang tidak sesuai fungsi fasilitas publik,” tegasnya di lokasi.
Aktivitas mencurigakan ini sempat viral melalui unggahan media sosial @ijoel. Video tersebut merekam sekelompok remaja laki-laki yang kerap menyusup ke dalam taman melalui celah pagar di pinggiran area tol setiap dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB.
Langkah Drastis: Akses Masuk Dicor Permanen
Pemerintah Kota Jakarta Timur tidak ingin main-main dengan kerawanan sosial ini. Sebagai langkah preventif untuk mengusir para oknum penyalahguna taman, petugas gabungan dari unsur tiga pilar melakukan tindakan fisik yang drastis:
-
Pengecoran Permanen: Dua titik akses masuk utama yang kerap disalahgunakan kini telah ditutup total dengan material cor beton.
-
Pengelasan Pagar: Petugas melakukan pengelasan pada celah-celah pagar yang berbatasan dengan area tol, yang selama ini menjadi “lubang tikus” bagi warga untuk masuk secara ilegal.
“Kami tidak ingin taman yang seharusnya menjadi tempat olahraga dan interaksi sosial yang sehat justru menciptakan rasa tidak nyaman bagi warga sekitar,” ujar Dimas.
Dengan penutupan akses ini, Pemkot Jaktim berharap aktivitas negatif di bawah kegelapan malam tersebut dapat diputus sepenuhnya. Petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas pun akan meningkatkan pengawasan guna memastikan Taman Kota Cawang kembali ke fungsi aslinya sebagai sarana publik yang aman dan nyaman.