JAKARTA – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mengumumkan bahwa pemerintahnya telah menyetujui permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris dalam operasi menyerang gudang rudal di Iran.
“Satu-satunya cara untuk menghentikan ancaman [Iran] adalah dengan menghancurkan rudal-rudal tersebut di sumbernya, di depot penyimpanannya, atau [menghancurkan] peluncur yang digunakan untuk menembakkan rudal. Amerika Serikat telah meminta izin untuk menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas tersebut. Kami telah mengambil keputusan untuk menerima permintaan ini,” kata Starmer dalam pernyataan video yang dipublikasikan di X.
Inggris Kirim Para Ahli ke Teluk
Starmer juga menambahkan bahwa Inggris akan mengirim para ahli bersama Ukraina ke negara-negara Teluk untuk membantu militer menembak jatuh drone Iran.
Pengumuman ini muncul setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, pada Sabtu lalu. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel serta menyerang infrastruktur militer AS di Timur Tengah.