RUICHANG, CHINA – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi membuat kejutan besar pada babak perempat final China Masters 2026.
Dhinda menyingkirkan unggulan pertama turnamen asal Taiwan Tung Ciou-Tong dalam dua gim langsung yang digelar di Ruichang Sports Park Gym, Jumat (13/3/2026) siang.
Pertandingan berdurasi 45 menit itu berlangsung dramatis karena Dhinda harus berjuang untuk memastikan kemenangan dengan skor 21-10, 22-20.
Secara peringkat, Tung datang sebagai favorit karena menempati posisi ke-41 dunia versi Badminton World Federation (BWF), sementara Dhinda masih berada di peringkat ke-73 dunia.
Namun status unggulan pertama yang disandang Tung tidak mampu membendung permainan gigih Dhinda yang tampil lebih berani dan konsisten pada dua gim terakhir.
Pada gim pembuka, Dhinda tampil dominan sejak awal laga sehingga mampu mengontrol ritme permainan dan menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-10.
Ketegangan memuncak pada gim kedua ketika kedua pemain saling mengejar angka dalam duel yang berlangsung sengit dan penuh tekanan.
Dhinda menunjukkan mental kuat pada poin-poin krusial hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis 22-20.
Hasil tersebut memastikan wakil Indonesia itu melangkah ke babak semifinal sekaligus mempertegas dominasinya atas Tung Ciou-Tong.
Kemenangan di perempat final ini juga membuat Dhinda mencatatkan rekor sempurna dalam dua pertemuan melawan pebulu tangkis Taiwan tersebut dengan keunggulan head to head 2-0.
Keberhasilan menembus semifinal menjadi momentum penting bagi Dhinda untuk terus melaju lebih jauh pada turnamen China Masters 2026 yang menyediakan total hadiah sebesar USD 120.000.
Dengan performa yang semakin stabil sepanjang pertandingan, peluang Dhinda untuk melangkah ke partai final kini terbuka semakin lebar jika mampu mempertahankan konsistensi permainan pada babak berikutnya.
Pada babak semifinal Sabtu besok, Dhinda berhadapan dengan wakil China Xu Wen Jing yang lolos usai mengalahkan unggulan ketiga wakil Taiwan Huang Ching Ping, 21-13, 21-9.***