JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi mencairkan bonus ASEAN Para Games 2025 senilai total hampir Rp365 miliar pada Selasa, 17 Maret 2026 sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian luar biasa para atlet nasional.
Pencairan bonus ASEAN Para Games 2025 ini menjadi perhatian publik karena dilakukan secara langsung ke rekening atlet guna menjamin kecepatan, transparansi, dan ketepatan sasaran dalam distribusi dana.
Kebijakan bonus ASEAN Para Games 2025 tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memastikan bahwa pencairan bonus telah dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Pada hari ini pemerintah telah mencairkan bonus bagi para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa.”
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat,” ujar Menpora.
Total anggaran bonus yang digelontorkan mencapai hampir Rp365 miliar dengan skema pembagian yang disesuaikan berdasarkan kategori perlombaan yang diikuti para atlet.
Atlet peraih medali emas nomor individu menerima penghargaan sebesar Rp1 miliar, sementara nomor ganda mendapatkan Rp800 juta, dan kategori beregu memperoleh Rp500 juta.
Selain atlet, pemerintah juga memberikan bonus kepada pelatih sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam membina prestasi, dengan nilai Rp300 juta untuk kategori individu dan ganda, serta Rp400 juta untuk beregu.
Penyaluran bonus dilakukan melalui rekening Bank Rakyat Indonesia milik masing-masing penerima guna memastikan proses berjalan cepat dan akuntabel tanpa perantara.
Menpora menegaskan mekanisme transfer langsung ini merupakan implementasi arahan Presiden untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana negara.
“Sesuai arahan Presiden, dana bonus ditransfer langsung ke rekening atlet dan pelatih. Agar diterima cepat, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.
Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menggandeng perbankan untuk memberikan edukasi literasi keuangan kepada atlet agar mampu mengelola bonus yang diterima secara bijak dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet. Sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus berprestasi,” kata Menpora Erick.
Prestasi kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025 tergolong gemilang dengan raihan 135 medali emas, jauh melampaui target awal sebanyak 82 emas.
Selain itu, Indonesia juga mengoleksi 143 medali perak dan 114 medali perunggu yang mengantarkan posisi Merah Putih berada di peringkat kedua klasemen akhir.
“Untuk para atlet Indonesia, kalian adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan. Terima kasih, para atlet, dari kami, bangsa Indonesia,” ujar Menpora Erick.***