Langkah Kim Jong Un memperkenalkan “Putri Mahkota” Korea Utara tampaknya semakin agresif. Setelah sebelumnya terlihat menembakkan pistol dan memantau peluncuran roket, kini ayah dan anak itu tampil kompak di atas tank baja dalam sebuah latihan tempur besar-besaran.
Foto-foto terbaru yang dirilis media pemerintah Korea Utara pada Jumat (20/3/2026) memperlihatkan pemandangan yang tak biasa sekaligus mengintimidasi. Pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong Un, terlihat menunggangi tank tempur bersama putri remajanya dalam sebuah rangkaian latihan militer yang intens.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa Kim memimpin langsung latihan tembak-menembak yang melibatkan unit tank dan pasukan infanteri pada Kamis kemarin. Dalam arahannya, Kim menyerukan kesiapan perang total sebagai respons atas situasi regional yang memanas.
“The Chosen One” dalam Balutan Jaket Kulit
Pemandangan yang mencuri perhatian adalah gaya kompak Kim Jong Un dan putrinya—yang diyakini bernama Kim Ju Ae (sekitar 13 tahun). Keduanya tampil serasi mengenakan jaket kulit hitam saat menaiki tank berwarna hijau zaitun.
Dalam bidikan kamera, sang putri tampak percaya diri mengeluarkan kepalanya dari lubang palka (hatch) tank, sementara Kim Jong Un duduk di atas badan tank sembari menebar senyum lebar. Kedekatan ini bukan sekadar pamer kasih sayang ayah-anak, melainkan sinyal kuat bagi dunia internasional.
Kode Pewaris Takhta Kian Terang
Sejak akhir 2022, Kim Ju Ae terus mendampingi ayahnya dalam berbagai acara militer tingkat tinggi. Media pemerintah bahkan melabelinya sebagai anak yang “paling dicintai” atau “dihormati”. Pekan lalu, duo ini tertangkap kamera sedang menembakkan pistol saat mengunjungi pabrik amunisi dan memantau uji coba sistem peluncur roket multipel.
Badan intelijen Korea Selatan menilai bahwa Kim Jong Un sudah sangat dekat untuk menunjuk Ju Ae sebagai ahli warisnya. Meski beberapa ahli skeptis karena hierarki kekuasaan di Korut yang sangat didominasi laki-laki, kemunculan berulang Ju Ae di medan latihan tempur seolah meruntuhkan keraguan tersebut.
Balasan untuk Latihan Militer AS-Korsel
Latihan tempur Korut ini bukan tanpa alasan. Manuver tersebut dilakukan tepat saat Amerika Serikat dan Korea Selatan menyelesaikan latihan militer tahunan mereka yang berlangsung selama 11 hari.
Bagi Pyongyang, latihan gabungan AS-Korsel adalah “gladi bersih” untuk invasi. Dengan memamerkan sang putri di atas tank, Kim Jong Un seolah ingin menegaskan bahwa masa depan dinasti Kim tetap kokoh dan siap menghadapi ancaman apa pun dari luar.