LAMPUNG TIMUR — Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berlangsung dengan nuansa berbeda yang menonjolkan kesederhanaan dan kepedulian sosial.
Tidak terlihat tradisi tahunan berupa open house megah maupun gelar griya di rumah dinas, yang biasanya dipadati masyarakat dengan jamuan mewah dan suasana seremonial.
Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, secara tegas memutuskan untuk meniadakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi dan dampak bencana di sejumlah wilayah.
“Ini bukan sekadar keputusan administratif, melainkan wujud empati mendalam terhadap kondisi masyarakat yang masih berjuang di tengah situasi ekonomi yang menantang dan dampak bencana alam di beberapa wilayah,” kata dia.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong para pejabat negara merayakan Idulfitri secara sederhana, sebagaimana tertuang dalam surat edaran dari Istana Kepresidenan.
“Kita ingin memberikan contoh nyata. Silaturahmi itu esensinya adalah hati, bukan kemewahan perayaan,” tambah Ella.
Meski tanpa gelar griya, silaturahmi tetap diperbolehkan dilakukan dengan pendekatan yang lebih sederhana dan tanpa unsur berlebihan.
Pilih Turun ke Masyarakat, Bupati Ella Salat Id di Jabung
Alih-alih menerima tamu di rumah dinas, Bupati Ella justru memilih merayakan Idulfitri bersama warga secara langsung di Masjid Al-Jihad, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung.
Kehadiran orang nomor satu di Lampung Timur itu di tengah masyarakat menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya dalam momentum hari kemenangan.
Usai pelaksanaan Salat Id, agenda tidak dilanjutkan dengan kegiatan seremonial, melainkan difokuskan pada dua aksi sosial yang menyentuh masyarakat yakini santunan anak yatim dan bedah rumah.
Bupati Ella menyalurkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian agar mereka tetap merasakan kebahagiaan di hari raya.
Selain itu, bantuan program bedah rumah juga diberikan kepada keluarga kurang mampu di Kecamatan Jabung sebagai bentuk dukungan nyata yang berkelanjutan.
“Idulfitri tahun ini adalah tentang kesederhanaan, kepedulian, dan aksi nyata untuk mereka yang membutuhkan,” jelas Ella.
Momentum Idulfitri dimaknai tidak hanya sebagai perayaan spiritual, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama.
Ella menegaskan bahwa ukuran kepemimpinan tidak terletak pada kemewahan acara, melainkan pada manfaat yang dirasakan masyarakat luas.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.”
“Mari kita rayakan kemenangan ini dengan penuh kesederhanaan namun kaya akan makna. Semoga Idulfitri tahun ini membawa berkah, kedamaian, dan semangat baru bagi kita semua untuk bangkit bersama,” pungkas Ella.***