JAKARTA – Chelsea kembali mengalami hasil negatif setelah takluk tanpa balas dari Everton dengan skor mencolok 0-3 dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Sabtu waktu setempat.
Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Chelsea yang tengah berupaya menembus zona empat besar di fase krusial musim.
Dua gol penyerang Beto serta satu tambahan dari Iliman Ndiaye memastikan dominasi penuh tuan rumah atas tim asal London tersebut.
Kekalahan ini membuat Chelsea masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 48 poin dari 31 pertandingan, terpaut tiga angka dari posisi empat besar.
Di sisi lain, kemenangan krusial ini mengangkat Everton ke peringkat ketujuh dengan raihan 46 poin dari jumlah laga yang sama, sekaligus menjaga asa mereka untuk bersaing di papan atas.
Sejak awal pertandingan, Everton tampil agresif dengan menciptakan peluang berbahaya melalui sepakan James Garner yang mampu diredam lini belakang Chelsea.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33 saat umpan Garner berhasil dimaksimalkan Beto menjadi gol pembuka yang mengubah skor menjadi 1-0.
Chelsea berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, namun hingga jeda turun minum mereka gagal mengubah keadaan.
Memasuki babak kedua, tim tamu mulai menunjukkan perlawanan lewat peluang Enzo Fernandez yang masih bisa diamankan penjaga gawang Jordan Pickford.
Alih-alih menyamakan skor, Chelsea justru kembali kebobolan pada menit ke-62 ketika Beto mencetak gol keduanya melalui skema serangan balik cepat.
Upaya The Blues untuk memperkecil ketertinggalan kembali kandas setelah Pickford tampil sigap menggagalkan peluang emas Enzo Fernandez.
Everton kemudian menutup pesta kemenangan pada menit ke-76 lewat gol Iliman Ndiaye yang memanfaatkan assist matang dari Beto.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi Chelsea yang harus segera bangkit jika tidak ingin semakin tertinggal dalam perebutan tiket kompetisi Eropa musim depan.***