JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis data real-time terkait gempa bumi yang terjadi di wilayah Minahassa Peninsula, Sulawesi pada Minggu (22/3/2026) pagi.
BMKG mencatat gempa Sulawesi ini terjadi pada pukul 09.00 WIB dengan magnitudo 3,4 yang menjadi bagian dari rangkaian aktivitas seismik dalam waktu berdekatan.
Data BMKG menunjukkan bahwa gempa terkini tersebut terjadi di koordinat 0,03 Lintang Utara dan 122,98 Bujur Timur dengan kedalaman mencapai 127 kilometer.
Berdasarkan pembaruan sistem pemantauan gempa bumi BMKG, aktivitas seismik ini diawali oleh sejumlah getaran kecil yang terdeteksi sejak pukul 09.01 WIB dengan kekuatan bervariasi mulai dari magnitudo 2,39 hingga meningkat mendekati 3,42.
Rentetan gempa tersebut memperlihatkan adanya dinamika bawah permukaan bumi di kawasan Minahassa Peninsula yang dikenal sebagai salah satu zona aktif tektonik di Indonesia.
BMKG mencatat beberapa parameter penting seperti kedalaman gempa yang berkisar antara 95 hingga 122 kilometer serta jumlah fase gelombang (phase count) yang terus meningkat seiring pembaruan data.
Kondisi ini mengindikasikan aktivitas gempa berskala kecil hingga menengah yang terjadi secara berurutan dalam waktu singkat.
Meski demikian, gempa dengan magnitudo 3,4 ini tergolong tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan karena berada pada kedalaman menengah hingga dalam.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dampak kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan perkembangan aktivitas seismik di wilayah Sulawesi tetap terkendali dan memberikan informasi cepat kepada masyarakat.***