JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah. Dalam periode 11 hingga 23 Maret 2026, sebanyak 2.820.174 pelanggan menggunakan layanan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra.
“Selama periode angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal, sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Selasa (24/3/2026) dilansir dari Antara.
Anne menuturkan, tren perjalanan terus meningkat dari hari ke hari. Pada 22 Maret tercatat 242.773 pelanggan dengan okupansi 150,7 persen, lalu naik menjadi 246.987 pelanggan dengan okupansi 154,1 persen pada 23 Maret. “Memasuki 24 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih sangat tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 225.193 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara mencapai 137,8 persen, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan arus balik dipengaruhi pola perjalanan masyarakat yang mudik setelah salat Idul Fitri di perantauan. Ia menjelaskan tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan karena satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda. “Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” jelas Anne.
Sejumlah kereta dengan tingkat pemesanan tinggi antara lain KA Airlangga, Joglosemarkerto, Sri Tanjung, Bengawan, Kahuripan, Rajabasa, dan Jayakarta. Meski demikian, KAI menegaskan tiket arus balik masih tersedia melalui relasi alternatif, jadwal berbeda, maupun layanan connecting train.
“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” kata Anne.
Hingga 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat penjualan tiket mencapai 4.195.627 atau 93,3 persen dari total 4.498.696 kursi yang disediakan. Pada layanan jarak jauh, penjualan tiket bahkan menembus 101,2 persen dari kapasitas, sementara KA Lokal baru terisi 62,5 persen. “Ketersediaan tempat duduk masih terbuka, terutama karena pola perjalanan pelanggan yang tidak selalu menempuh relasi penuh dari stasiun awal hingga akhir,” ujar Anne.