Balapan di Sirkuit Suzuka pada Rabu (1/1/2026) menyisakan pemandangan mencekam. Rookie sensasional Haas, Ollie Bearman, mengalami salah satu kecelakaan paling menakutkan di musim 2026 setelah mobilnya menghantam pembatas jalan dalam kecepatan tinggi.
Kecepatan 300 Km/Jam dan Benturan 50G
Insiden bermula pada lap ke-22 di tikungan ikonik Spoon Curve. Saat bertarung memperebutkan posisi ke-17 dengan Franco Colapinto (Alpine), Bearman terkejut oleh perbedaan kecepatan (speed delta) yang masif di antara kedua mobil.
Kehilangan kendali, Bearman meluncur ke atas rumput dalam kecepatan di atas 300 km/jam (190 mph), sebelum akhirnya berputar dan menghantam dinding pembatas dengan kekuatan 50G. Meski terlihat pincang saat keluar dari reruntuhan jet daratnya, Bearman dinyatakan selamat dengan hanya mengalami memar di lutut kanan.
Penyesalan Mendalam Sang Bintang Muda
Bos tim Haas, Ayao Komatsu, mengungkapkan bahwa pembalap asal Inggris tersebut sangat terpukul dan terus menyalahkan dirinya sendiri atas insiden tersebut.
“Ollie sangat kecewa pada dirinya sendiri. Dia tidak mencari alasan dan terus menghukum dirinya sendiri. Saya bilang padanya, ‘Dengar, kamu sudah melakukan balapan yang luar biasa, memberi kami 17 poin dalam dua pekan’. Hari ini kita rugi, tapi seperti pepatah lama: kita menang dan kalah bersama,” ungkap Komatsu kepada media.
Komatsu menambahkan bahwa meski sikap kritis terhadap diri sendiri itu bagus, Bearman tidak boleh tenggelam dalam penyesalan. “Saya yakin dia akan bangkit, kami akan bangkit bersama.”
Bukan Sekadar Kesalahan Pembalap?
Awal musim 2026 sebenarnya berjalan sempurna bagi pembalap berusia 20 tahun ini, dengan torehan finis ke-7 di Melbourne dan posisi ke-5 yang brilian di Shanghai. Saat ditanya apakah kecelakaan ini murni kesalahan Bearman, Komatsu membela anak asuhnya.
“Kata ‘kesalahan’ terlalu keras. Ini lebih ke ‘salah perhitungan kecil’. Namun, perbedaan kecepatan itu memang mengerikan. Ini baru balapan ketiga dengan regulasi baru, sesuatu yang belum pernah ia alami sebelumnya,” jelas Komatsu.
Kecelakaan ini menjadi alarm keras bagi dunia F1. FIA telah mengonfirmasi bahwa regulasi baru yang memicu insiden ini akan dibahas dalam pertemuan mendalam sepanjang April, sebelum balapan berikutnya di Miami pada 3 Mei mendatang.