JAKARTA – Gennaro Gattuso resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih tim nasional Italia setelah gagal membawa Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dalam pernyataan resminya, Sabtu (4/4/2026), menyebut Gattuso dan federasi sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat.
“Dengan berat hati, karena gagal mencapai tujuan yang telah kami tetapkan, saya menganggap masa jabatan saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir. Jersei Azzurri adalah aset paling berharga dalam sepak bola. Oleh karena itu sudah tepat untuk mempermudah evaluasi teknis di masa depan sejak awal,” ujar Gattuso.
Langkah Gattuso mengikuti jejak Presiden FIGC Gabriele Gravina dan kepala delegasi Gianluigi Buffon yang sebelumnya juga memilih mundur dengan alasan serupa.
Gattuso menegaskan dirinya merasa terhormat memimpin tim nasional dan bekerja dengan pemain yang menunjukkan komitmen serta pengabdian. “Terima kasih terbesar saya tujukan kepada para penggemar, kepada semua warga Italia yang tidak pernah gagal menunjukkan cinta dan dukungan mereka kepada tim nasional selama beberapa bulan ini. Selalu dengan Azzurri di hati saya,” katanya.
Gravina turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Gattuso. “Selain sebagai pribadi yang istimewa, dia telah memberikan kontribusi berharga sebagai pelatih, berhasil membangkitkan kembali antusiasme terhadap tim nasional hanya dalam beberapa bulan. Dia telah menanamkan rasa bangga yang besar pada para pemain dan seluruh negeri terhadap seragam biru tim nasional,” tutur Gravina.
Italia dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti pada final play-off Kualifikasi zona Eropa. Ini menjadi kegagalan ketiga beruntun bagi Italia setelah sebelumnya tidak tampil di Piala Dunia 2018 dan 2022.
Gattuso sendiri baru ditunjuk pada Juni 2025 dengan target utama membawa Italia kembali ke panggung Piala Dunia.