JAKARTA – Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance berangkat ke Pakistan pada Sabtu untuk menghadiri perundingan penting dengan Iran di Islamabad.
Dilansir dari Türkiyetoday, Jumat (10/4/2026), Vance menyatakan optimisme terhadap jalannya pembicaraan, tapi menegaskan tim negosiasi AS tidak akan bersikap lunak jika Teheran mencoba memanfaatkan proses tersebut.
“Kami menantikan negosiasi. Saya pikir ini akan positif. Jika Iran bersedia bernegosiasi dengan itikad baik dan mengulurkan tangan terbuka, itu lain ceritanya. Jika mereka mencoba mempermainkan kami, mereka akan mendapati bahwa tim negosiasi tidak akan begitu responsif,” kata Vance kepada wartawan sebelum berangkat.
Ia menambahkan bahwa Presiden telah memberikan pedoman yang jelas kepada tim negosiasi, dan hasilnya akan bergantung pada sikap Iran dalam perundingan.