JAKARTA – Persaingan antarklub voli profesional Korea semakin sengit dalam merekrut pemain kuota Asia.
Perubahan sistem seleksi dari draft menjadi kompetisi terbuka membuat klub berlomba menawarkan kontrak menarik sekaligus memanfaatkan jaringan pribadi demi mengamankan pemain yang sudah terbiasa dengan atmosfer V-League.
Kuota Asia sendiri diperkenalkan untuk mengatasi keterbatasan jumlah pemain domestik. Minimnya stok pemain membuat gaji free agent lokal melonjak, bahkan memunculkan fenomena “flop” atau pemain yang gagal memenuhi ekspektasi. Sebaliknya, pemain kuota Asia yang direkrut tepat terbukti mampu tampil selevel pemain asing dengan gaji lebih rendah, yakni sekitar 100.000 dolar AS pada 2023 hingga 150.000 dolar AS pada 2026.
Dilansir Naver Sport, Selasa (21/4/2026), IBK Industrial Bank of Korea menjadi klub yang cepat bergerak dengan mendatangkan Miwako Osanai, mantan pemain luar timnas Jepang, pada 15 April. Osanai dikenal sebagai penyerang papan atas dengan kemampuan menyerang sekaligus bertahan. Dua hari kemudian, Heungkuk Life Insurance (Pink Spiders) mengontrak Justis, pemain Jepang yang musim lalu memperkuat Hyundai E&C. Justis masuk jajaran Best 7 berkat permainan serba bisa, dan kedekatannya dengan pelatih Tomoko Yoshihara pada masa lalu disebut berperan dalam transfer ini.
Korea Expressway Corporation berusaha mempertahankan Tanacha, bintang asal Thailand yang membawa timnya juara musim reguler. Namun, GS Caltex juga mengincarnya, berpotensi membentuk duet serangan mematikan bersama opposite hitter asal Kuba, Silva.
Nama yang paling banyak dibicarakan adalah Megawati Hangestri Pertiwi, pemain timnas Indonesia yang dua musim memperkuat Red Sparks. Mega mencatat prestasi luar biasa, termasuk memimpin hampir semua kategori ofensif pada musim 2024–25. Ia disebut ingin kembali bermain bersama setter Yeom Hye-seon, yang kini berstatus bebas transfer. Meski begitu, agennya menegaskan, “Kontrak individu juga dimungkinkan.”
Dengan kondisi ini, perebutan pemain kuota Asia dipastikan menjadi salah satu faktor penentu peta kekuatan V-League musim depan.