JAKARTA – Pembalap veteran MotoGP Johann Zarco mengalami salah satu hari terberat dalam kariernya di GP Barcelona, Minggu lalu. Ia menyesal kembali ke garis start setelah kecelakaan mengerikan yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta.
Dalam insiden pertama, motor Ducati milik Alex Marquez hancur dan puing-puing mengenai beberapa pembalap, termasuk Zarco. “Kaki kiri saya terkena puing, sakitnya luar biasa. Seharusnya saya mundur dari balapan,” ujar Zarco kepada L’Équipe. Namun ia tetap ikut start ulang, yang berujung pada tabrakan di Tikungan 1 dengan Pecco Bagnaia dan Luca Marini.
Zarco menceritakan bagaimana kakinya terjepit di bagian belakang Ducati Bagnaia hingga ia terbalik bersama motor di kerikil. “Saya menjerit kesakitan, semua orang takut menyentuh saya. Akhirnya saya menarik kaki saya sendiri,” katanya, dilansir Speedweek, Selasa (19/5/2026).
Hasil pemeriksaan menunjukkan Zarco mengalami cedera pada ligamen anterior dan posterior, meniskus medial, serta robekan kecil di betis. Ia kini menjalani perawatan di Prancis dan akan diperiksa lebih lanjut oleh spesialis lutut Dr. Bertrand Sonnery-Cottet di Lyon. Tim LCR Honda menyebut operasi kemungkinan dilakukan beberapa minggu ke depan setelah trauma awal mereda, sebelum memulai rehabilitasi.
Seperti Alex Marquez, Zarco dinilai beruntung tidak mengalami cedera yang lebih parah. Namun, jadwal kepulangannya ke lintasan MotoGP masih belum pasti.