PAPUA TENGAH — Perwira pertama TNI, Letnan Dua (Letda) RG, ditemukan tewas di dalam sebuah mobil yang terparkir di kawasan Alun-alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Korban ditemukan dengan luka tembak di bagian dada sebelah kiri.
Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (3/10/2026) di kawasan yang berada dalam area operasional PT Freeport Indonesia, Distrik Kuala Kencana. Jenazah Letda RG kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Tingkat IV (RST) TNI untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Brigjen Riyanto, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Menurut dia, pemeriksaan terhadap kondisi korban telah dilakukan di rumah sakit.
“Benar adanya kejadian tersebut bahwa jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Tingkat IV TNI,” ujar Riyanto, Minggu (4/10/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain luka tembak yang berada di dada kiri.
“Luka lainnya tidak ada, tapi luka tembak di dada kiri,” kata Riyanto.
Letda RG diketahui merupakan anggota Satuan Tugas (Satgas) Bamin. Namun, hingga kini belum ada kesimpulan mengenai penyebab maupun motif kematian perwira tersebut.
Untuk mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh, TNI melakukan penyelidikan bersama aparat kepolisian. Proses tersebut melibatkan Polres Mimika untuk mendalami kondisi dan kronologi penemuan korban.
“Jenazah sudah dievakuasi ke RST TNI bekerja sama dengan Polres Mimika untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut,” ujar Riyanto.
Di tengah proses penyelidikan, muncul dugaan bahwa Letda RG meninggal akibat bunuh diri. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena investigasi masih berlangsung.
Komandan Kodim Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait penyebab kematian Letda RG. Ia menegaskan, seluruh kemungkinan masih terbuka selama proses investigasi belum selesai.
“Saat ini masih dalam tahap investigasi, semua kemungkinan bisa terjadi. Tolong bersabar hasilnya,” kata Teuku Jozanda.
Hingga saat ini, TNI bersama Polres Mimika masih mendalami kronologi lengkap penemuan Letda RG di dalam mobil, termasuk penyebab dan motif kematiannya. Kesimpulan mengenai kasus tersebut masih menunggu hasil penyelidikan.