PONTIANAK – Leonardo Yordan mencuri perhatian dalam ajang Back to Champion 2026 setelah mengalahkan petinju Thailand, Chakkit Ratchakhot, melalui kemenangan knockout (KO) pada ronde ketiga, Sabtu (10/10/2026) malam.
Duel kelas super ringan (super lightweight) yang dijadwalkan berlangsung enam ronde itu digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani (Pangsuma), Pontianak, Kalimantan Barat, dengan memperebutkan sabuk Gubernur Kalimantan Barat.
Kemenangan tersebut menjadi sorotan karena Leonardo mampu menyelesaikan pertarungan lebih cepat dari jadwal sekaligus memperlihatkan efektivitas serangannya di atas ring.
Leonardo yang merupakan keponakan petinju profesional Indonesia, Daud Yordan, tampil agresif sejak ronde pertama dengan melancarkan kombinasi pukulan jab, uppercut, dan hook yang mengarah ke wajah Chakkit.
Memasuki ronde kedua, Leonardo terus menekan lawannya melalui rentetan serangan ke bagian muka sehingga Chakkit harus menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Momen penentu terjadi pada awal ronde ketiga ketika pukulan tangan kiri Leonardo yang mengarah ke sisi rusuk kanan membuat Chakkit terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertarungan.
Chakkit bahkan harus mendapatkan penanganan medis setelah terjatuh, sementara Leonardo dinyatakan sebagai pemenang melalui KO dalam duel yang menjadi bagian dari rangkaian pertandingan Back to Champion 2026.
Hasil ini menambah sorotan terhadap Leonardo, yang tampil meyakinkan di hadapan penonton Pontianak dalam ajang tinju profesional tersebut.
Sementara itu, pamannya, Daud Yordan, juga dijadwalkan tampil dalam partai utama Back to Champion 2026 pada malam yang sama.***