HALMAHERA BARAT, MALUKU UTARA – Gunung Ibu kembali mengalami erupsi pada Minggu, 11 Oktober 2026, dengan semburan abu vulkanik mencapai sekitar 800 meter di atas puncak.
Aktivitas vulkanik tersebut terjadi sekitar pukul 07.32 WIT berdasarkan laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, M Saum Amin.
“Erupsi Gunung Ibu tadi sekitar pukul 07.32 WIT dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak,” kata Saum dalam keterangan tertulisnya di Ambon, Minggu (11/10/2026).
Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak condong ke arah utara, berdasarkan hasil pengamatan petugas.
Gunung Ibu Masih Berstatus Waspada
Gunung Ibu yang memiliki ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut (mdpl) saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.
Masyarakat, pendaki, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif untuk mengantisipasi risiko akibat peningkatan aktivitas vulkanik.
Pembatasan juga diberlakukan pada sektor perluasan sejauh 3,5 kilometer ke arah utara dari kawah aktif sesuai dengan arah bukaan kawah.
Warga Diminta Mengantisipasi Hujan Abu
Petugas mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan serta kacamata guna mengurangi paparan abu vulkanik apabila terjadi hujan abu.
Warga juga diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Ibu.
“Seluruh pihak diimbau untuk menjaga kondusivitas di tengah masyarakat, tidak menyebarkan informasi bohong (hoaks), serta tidak mudah terpancing isu yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya.
Masyarakat di sekitar gunung juga diminta mematuhi arahan pemerintah daerah dan mengikuti langkah mitigasi bencana yang disampaikan oleh instansi berwenang.
Pemantauan Aktivitas Gunung Terus Diperlukan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diharapkan terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung serta petugas PGA Gunung Ibu di Gam Ici.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan informasi mengenai perkembangan aktivitas vulkanik dan rekomendasi keselamatan dapat segera diterima masyarakat.
Informasi resmi mengenai kondisi Gunung Ibu dapat diakses melalui aplikasi Magma Indonesia, situs https://magma.esdm.go.id, dan kanal media sosial resmi PVMBG.
Masyarakat diimbau untuk menjadikan informasi dari instansi berwenang sebagai acuan utama serta tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.***