TANGERANG – Persita Tangerang akhirnya gagal mempertahankan catatan tak terkalahkan setelah menyerah 0-1 dari Isenmulang Kalteng FC (Adhyaksa FC) pada Sabtu (7/11/2026).
Kekalahan di Banten International Stadium tersebut sekaligus mengakhiri rekor delapan pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dikoleksi Pendekar Cisadane.
Gol Tunggal Adilson Silva
Persita sebenarnya menguasai jalannya pertandingan dan menghasilkan 20 tembakan ke arah pertahanan lawan.
Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat sejumlah peluang emas gagal menghasilkan gol bagi tuan rumah.
Justru tim tamu berhasil mencuri kemenangan melalui Adilson Silva pada menit ke-68 setelah menuntaskan umpan Douglas Cruz.
Pertahanan Rapat Gagalkan Persita
Kiper Lucas Frigeri tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang Persita sepanjang pertandingan.
Disiplin lini pertahanan Isenmulang juga membuat barisan penyerang tuan rumah kesulitan menembus area berbahaya.
Hasil ini membuat Persita tertahan di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 15 poin.
Sebaliknya, tambahan tiga poin membawa Isenmulang FC keluar dari zona degradasi dan naik ke posisi ke-15.
Carlos Pena Soroti Dua Masalah
Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai kegagalan memaksimalkan peluang menjadi penyebab utama timnya kehilangan poin.
“Banyaknya peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol akibat buruknya penyelesaian akhir,” kata Pelatih Persita, Carlos Pena.
Ia juga menyesalkan kelengahan barisan pertahanan yang berujung pada gol penentu kemenangan Isenmulang pada menit ke-68.
Pena menegaskan Persita harus segera melakukan evaluasi internal agar kekalahan tersebut tidak memengaruhi penampilan pada pertandingan berikutnya.
Mundari Karya Puji Mental Pemain
Di kubu pemenang, pelatih Kalteng FC Mundari Karya mengapresiasi kedisiplinan dan semangat juang anak asuhnya.
“Sebelum laga, kami fokus memulihkan rasa percaya diri tim pasca-kekalahan telak dari Persib,” ujarnya.
Mundari juga memuji keberhasilan pemain tengah dan belakang dalam mematahkan serangan cepat Persita.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Isenmulang untuk memperbaiki posisi di klasemen, sementara Persita harus segera bangkit setelah rekor delapan laga tanpa kekalahan terhenti.***