JAKARTA – Pesawat Jeju Air dilaporkan mengalami kegagalan roda pendaratan setelah diduga bertabrakan dengan burung, menyebabkan kecelakaan dramatis di bandara.
Menurut laporan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, tabrakan dengan burung kemungkinan menjadi penyebab kegagalan sistem roda pendaratan. Sebuah rekaman yang beredar di internet memperlihatkan pesawat Jeju Air yang mencoba mendarat meski roda pendaratan tidak turun. Namun, rekaman ini belum dapat diverifikasi.
Pada upaya pendaratan darurat, pesawat kesulitan untuk mengurangi kecepatan saat mendekati ujung landasan pacu. Hal ini mengakibatkan pesawat menabrak struktur bandara di ujung landasan, menyebabkan kerusakan parah pada tubuh pesawat dan memicu kebakaran.
Otoritas penyelamat, berdasarkan informasi dari Yonhap yang mengutip departemen pemadam kebakaran, tengah mengevakuasi penumpang yang berada di bagian belakang pesawat. Sebuah foto yang beredar menunjukkan bagian ekor pesawat terbakar di dekat sisi landasan pacu, dengan petugas pemadam kebakaran dan kendaraan darurat yang terlihat di sekitar lokasi.
Sebelumnya, pesawat Jeju Air dilaporkan telah mencoba melakukan pendaratan pertama, namun gagal karena roda pendaratan tidak turun dengan normal. Akibatnya, pilot memutuskan untuk melakukan manuver “putar balik”, yaitu membatalkan pendaratan dan mencoba lagi.
