JAKARTA – Ribuan jemaah mulai memenuhi kawasan sisi Barat Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (30/12/2024) malam, untuk mengikuti acara muhasabah dan dzikir bersama dalam rangka menyambut pergantian tahun menuju 2025.
Berdasarkan pantauan pada pukul 19.41 WIB, para jemaah yang sudah berkumpul melaksanakan shalat berjamaah dengan tikar sebagai alas. Sebagian besar peserta berasal dari berbagai majelis taklim di Jakarta, tampak mengenakan mukena dan menjalankan shalat Isya dengan penuh khusyuk.
Sementara itu, beberapa jemaah yang tidak melaksanakan shalat terlihat duduk bersama kelompok majelis taklim mereka, berbincang atau bersantai.
Mayoritas jemaah mengenakan pakaian serba putih, namun beberapa kelompok tampak menambahkan aksesoris unik untuk membedakan identitas mereka. Misalnya, majelis taklim dari Koja, Jakarta Utara, mengenakan pita biru dan merah, sementara kelompok lainnya mengenakan selendang cokelat muda atau kerudung dengan corak marmer.
Sambil menunggu kedatangan Menteri Agama Nasaruddin Umar, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), serta tokoh lainnya, jemaah terlihat menikmati waktu dengan berinteraksi, makan, atau bahkan berfoto bersama untuk mengabadikan suasana Monas.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan bahwa acara muhasabah, dzikir, dan doa di Monas akan digelar mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB.
Plt. Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, Aceng Zaini, dalam keterangannya pada Minggu (29/12/2024) menyampaikan, “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan bersama-sama mengetuk hati kita, membaca diri kita mengenai perjalanan selama satu tahun terakhir.”
Acara yang diprakarsai oleh Pemprov DKI Jakarta ini akan melibatkan sejumlah agenda penting, antara lain doa bersama yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama Nasaruddin Umar, muhasabah oleh Dr. KH Ali Sibromalisi, serta tausiyah oleh KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Penampilan penyanyi gambus Alma ESBEYE juga turut memeriahkan acara.
Menurut Aceng, kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merenungkan perjalanan hidup mereka sepanjang tahun 2024. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momen evaluasi diri terhadap tindakan, ucapan, dan pikiran kita selama setahun terakhir,” pungkasnya.