JAKARTA – Kota Yogyakarta diguyur hujan pada malam pergantian tahun, Selasa (31/12), yang memengaruhi jumlah wisatawan yang biasanya memadati kawasan Titik Nol Kilometer dan Malioboro. Akibat cuaca tersebut, jumlah pengunjung di kedua lokasi tersebut tercatat lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.
“Karena hujan, jumlah masyarakat yang hadir berkurang dibandingkan tahun lalu. Namun, jika hujan reda menjelang pergantian tahun, kemungkinan jumlah wisatawan akan meningkat,” kata Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Kapolresta Yogyakarta, saat ditemui di sekitar Titik Nol Kilometer pada Selasa malam dilansir dari Kompas.
Di tengah persiapan menyambut tahun baru, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Polda DIY, terutama terkait pengaturan lalu lintas di area Malioboro dan Titik Nol Km. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan, SAR, dan Dinas Perhubungan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan.
“Semuanya dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan baik bagi warga Yogyakarta maupun wisatawan yang merayakan malam pergantian tahun di sini,” ungkap Aditya.
Meski demikian, selama periode libur akhir tahun ini, belum ada kejadian yang menonjol. Namun, beberapa hari sebelumnya, terjadi peristiwa wisatawan yang meninggal dunia akibat serangan jantung.
“Selama Operasi Lilin Progo, ada satu wisatawan yang diduga terkena serangan jantung. Kami berikan pertolongan, namun yang bersangkutan meninggal dunia,” jelasnya.
Selain itu, terdapat beberapa kejadian anak-anak yang terpisah dari orang tua mereka. Namun, semua korban sudah ditemukan. “Ada sekitar lima kejadian anak terpisah selama liburan Nataru ini,” tambahnya.