JAKARTA – Di tengah gegap gempita malam pergantian tahun dari 2024 ke 2025, Jurnalis Garuda TV, Muhammad Dava Syahlevi, ditimpa kemalangan karena dua Hp-nya dicopet seseorang ketika dirinya tengah sibuk meliput malam di wilayah Sarinah, pada Selasa (31/12/2024).
Melalui pernyataannya, Dava menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat saat dirinya sedang merekam rombongan Presiden Prabowo Subianto yang melintas di sebuah titik di Jalan MH Thamrin.
“Kronologi kejadiannya ketika RI-1 melintasi pertokoan Sarinah, saya langsung merekam gambar dengan mempergunakan Hp iPhone. Setelah rombongan Presiden Prabowo Subianto melintas, di sebuah titik di Jalan MH Thamrin Jakarta, tempat saya mengambil gambar, ada kejadian dorong-mendorong di antara sesama pengunjung,” ujar Dava, pada Rabu (01/01/2025).
Pada saat yang bersamaan ketika peristiwa dorong-dorongan itu terjadi, Dava mengaku merasakan dua HP-nya yang ia letakkan di masing-masing saku celana kiri dan kanan seperti ditarik oleh tangan seseorang. Begitu Dava sadar, kedua Hp dengan seri Samsung A 55 5G dan Samsung A14 itu ternyata telah lenyap dari sakunya.
Saat itu juga, Dava sempat mengejar salah seorang yang diyakininya sebagai pelaku perampasan bersama dengan seorang Anggota Brimob yang memang sedang bertugas di lokasi kejadian.
Sayang, upaya pengejarannya itu sia-sia belaka karena Dava tetap gagal mendapatkan kedua Hp-nya yang telah lenyap.
“Mengingat masih sibuk dalam kondisi meliput, saya tidak konsentrasi untuk mencari Hp yang dirampas dan kembali ke Bundaran HI untuk live report. Setelah selesai tugas liputan, saya baru melapor ke SPKT Polda Metro Jaya pada pukul 21:30 WIB dan dari pihak SPKT menyarankan untuk membawa dua dus Hp dan bukti pembelian 2 Hp di market place untuk memudahkan pelacakan nomor IMEI,” lanjut Dava.
Dava kemudian sempat juga menyambangi Polsek Menteng Jakarta pada pukul 02:30 WIB. Di sana ternyata Dava tak sendiri, karena rupanya ada juga 35 pelapor yang mengalami nasib serupa, yakni kehilangan Hp dengan cara dijambret melalui modus saling mendorong di antara pengunjung malam tahun baru.
Menurut Dava, di saat dirinya kehilangan dua Hp miliknya, saat itu memang tidak ada saksi mata dan Dava berharap pihak berwajib dapat mengungkap kasus yang dialaminya dengan membuka CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Pada Rabu (01/01/2025) pukul 16:00 WIB, Dava kembali melaporkan kasusnya di Polsek Menteng Jakarta dan diterima dengan laporan polisi nomor: LP/B/005/I/2025/SPKT/Polsek Metro Menteng.