SUMUT – Anggota Satpol PP di Medan mengalami serangan dari pedagang kaki lima (PKL) setelah mereka ditertibkan.
Insiden tersebut terjadi karena para pedagang tidak terima dengan tindakan petugas yang berusaha mengingatkan mereka tentang larangan berjualan di trotoar yang mengganggu keindahan taman kota.
Kepala Satpol PP Medan, Rakhmat Adisyah Putra Harahap, menjelaskan bahwa operasi yang dilakukan bukan untuk menertibkan, melainkan untuk sosialisasi terkait peraturan tersebut. Meskipun sudah ada beberapa kali pemberian surat peringatan, beberapa pedagang menanggapi dengan kekerasan.
“Tujuan kita semalam bukan untuk menertibkan, tetapi hanya untuk sosialisasi. Namun, mereka tidak terima dan malah mengejar anggota kami. Setelah itu, ada yang melempar,” jelas Rakhmat.
Akibat insiden ini, salah satu anggota Satpol PP mengalami luka lebam di bagian perut. Pihak Satpol PP Medan kini tengah mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
