JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh Indonesia, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Dilansir dari detikHealth, Kemenkes memastikan bahwa seluruh puskesmas di Tanah Air siap melaksanakan kegiatan ini. Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menjelaskan bahwa cek kesehatan gratis (CKG) dibagi menjadi tiga kategori berbeda, yakni CKG Ulang Tahun, CKG Sekolah, dan CKG Khusus.
“Kenapa kami bagi? Ini untuk mengantisipasi kemampuan layanan kita. Jadi yang kesehatan ulang tahun itu selain yang usia SD, SMP, dan SMA. Ini akan kita mulai besok hari Senin. Seluruh Puskesmas kita sudah siap,” ungkap dr. Maria Endang di Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Lebih lanjut, dr. Maria menjelaskan, “Untuk yang ulang tahun Januari sesuai tanggalnya plus 30 hari, itu bisa mengakses pemeriksaan kesehatan ulang tahun.”
Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang akan diperiksa dalam program cek kesehatan gratis berdasarkan usia:
1. CKG Ulang Tahun (Bayi Baru Lahir hingga Dewasa)
Bayi Baru Lahir
Pemeriksaan mencakup tes kekurangan hormon tiroid, kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD), hingga penyakit jantung bawaan.
Balita dan Anak Prasekolah (1-6 Tahun)
Pemeriksaan perkembangan, pertumbuhan, serta tes untuk tuberkulosis, mata, telinga, gigi, hingga gula darah dan thalasemia (mulai usia 2 tahun).
Dewasa (18-59 Tahun)
Pemeriksaan meliputi status gizi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke, jantung, hingga tes kanker seperti kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus besar (pada pria mulai usia 45 tahun).
Lanjut Usia (60 Tahun ke atas)
Pemeriksaan geriatrik, status gizi, kesehatan jiwa, serta tes untuk berbagai jenis kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan hepatitis B dan C.
2. CKG Sekolah (Usia 7-17 Tahun)
Untuk anak usia 7-17 tahun, pemeriksaan kesehatan ini akan dilakukan di sekolah, dimulai pada bulan Juli mendatang, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Pemeriksaan meliputi:
SD (7-12 Tahun)
Status gizi, merokok (untuk kelas 5-6), hingga tes hepatitis B dan pemeriksaan kesehatan mental.
SMP (13-15 Tahun)
Selain status gizi, merokok, dan aktivitas fisik, tes untuk thalasemia, anemia remaja putri, serta hepatitis B dan C juga dilakukan.
SMA (16-17 Tahun)
Pemeriksaan mirip dengan SMP, namun juga mencakup anemia remaja putri di kelas 10, dengan tambahan tes untuk hepatitis B dan C.
Dengan pelaksanaan cek kesehatan gratis ini, Kemenkes berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit sejak dini.
