JAKARTA – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah memberikan bantuan 50 paket tenda darurat untuk warga Gaza yang sedang menghadapi musim dingin ekstrem. Bantuan ini disalurkan kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat agresi Israel di Jalur Gaza, yang menyebabkan penghancuran rumah-rumah mereka.
Tenda-tenda berukuran 5×5 meter yang dapat menampung satu keluarga ini dikirim melalui pintu Rafah di Mesir, yang berbatasan langsung dengan Gaza. Bantuan ini diperkirakan dapat membantu sekitar 500 orang.
Manajer Kemanusiaan Dunia Islam Laznas Dewan Dakwah, Muhammad Said, menjelaskan, “Tenda-tenda ini hasil sumbangan dari warga Indonesia melalui Laznas Dewan Dakwah. Kami masih terus membuka pintu donasi agar lebih banyak lagi bantuan yang dapat kita berikan,” ujar Said di Kairo pada Ahad (23/2/2025) waktu setempat.
Bantuan tersebut akan disalurkan dengan menggandeng Bulan Sabit Merah Mesir yang berperan sebagai pihak otoritas dalam penyaluran di wilayah tersebut.
Duta Kemanusiaan Dewan Dakwah, Pizaro Gozali Idrus, menambahkan bahwa tenda darurat kini menjadi salah satu kebutuhan mendasar bagi warga Gaza, terutama setelah mereka kembali ke rumah mereka pasca-gencatan senjata. “Saat mereka kembali, mereka tidak punya rumah karena hancur akibat serangan Israel,” kata Pizaro di Kairo.
Pizaro juga mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya bayi yang meninggal karena cuaca dingin di Gaza. “Ini fenomena yang sangat memprihatinkan, maka kita berkewajiban mengirimkan tenda-tenda darurat yang layak bagi mereka,” ujar Pizaro.
Selain tenda darurat, Laznas Dewan Dakwah juga berencana menyalurkan paket buka puasa Ramadhan, sayuran segar, dan bantuan untuk pasien di rumah sakit Gaza.