JAKARTA – Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat kini menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang ingin ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa selama Ramadan 1446 Hijriah. Letaknya yang strategis di pusat kota Jakarta menjadikannya sebagai tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat dari berabgai wilayah.
Suasana berbuka puasa di masjid terbesar di Asia Tenggara ini menjadi momen yang dinantikan. Selain untuk beribadah, masjid ini juga menjadi tempat berkumpul dan berbagi kebersamaan bagi pengunjungnya.
Kasim (54), seorang pria asal Bandung, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa dirinya sengaja datang untuk bertemu saudara, sekaligus melaksanakan ibadah tarawih dan berbuka puasa di Masjid Istiqlal. “Istiqlal itu sangat strategis, di pusat kota, dekat stasiun, jadi mudah dijangkau. Tempatnya luas bisa menampung ribuan orang. Ditambah lagi, Istiqlal juga menyediakan takjil gratis yang pasti banyak peminatnya,” ujarnya, dilansir dari Antara, Rabu (5/3/2025).
Antusiasme pengunjung juga terlihat dari penilaian Salamah (39) yang datang bersama anak-anaknya dari Pluit, Jakarta Utara. “Walaupun ramai, tidak sesak. Anak-anak juga bisa leluasa keliling. Ditambah lagi di depannya ada bazar takjil dan jualan, makin lengkap deh,” ujar Salamah yang hampir setiap minggu mengunjungi masjid tersebut.
Masjid Istiqlal menyediakan takjil gratis bagi para pengunjung setiap hari mulai pukul 17.15 WIB. Jumlah takjil yang disediakan bisa mencapai 6.500 per hari, bergantung pada antusiasme jamaah. Mulyadi, salah satu pengurus masjid, mengatakan, “Kami membagikan takjil sekitar pukul 17.30 hingga 17.40. Jumlahnya setiap hari bervariasi, mulai dari 5.000 hingga 6.500 takjil, tergantung hari dan antusiasme jamaah.”
Sebagian besar takjil yang dibagikan berasal dari sumbangan, termasuk bantuan dari Pemprov DKI Jakarta dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menyumbangkan 1.000 kotak takjil setiap hari. Mulyadi menambahkan, antusiasme masyarakat tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, meskipun masjid cenderung lebih padat pada akhir pekan, di mana lebih banyak jamaah datang untuk berbuka puasa dan melaksanakan ibadah tarawih. “Jumlah jamaah setiap hari tetap banyak, bahkan lebih banyak di akhir pekan. Jumat sampai Minggu selalu lebih ramai karena banyak orang yang datang untuk berbuka di sini,” katanya.