GORONTALO – Longsor melanda Desa Kasia, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, pada Sabtu (29/3) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Peristiwa ini mengakibatkan jalan Lintas Sulawesi Wilayah Barat terputus total.
Kepala Desa Kasia, Andri Usu, mengungkapkan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam pukul 20.00 WITA.
“Hujan yang sangat deras menyebabkan tanah dan bebatuan dari bukit di Dusun Basulapa longsor,” ujarnya di Gorontalo, Sabtu.
Material longsor sepanjang 30 meter menutup seluruh badan jalan, menghambat arus lalu lintas secara total. Kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sementara sepeda motor harus diangkat melewati material longsor, yang cukup menyulitkan karena medan yang berat.
Menurut Andri, informasi mengenai terputusnya akses jalan telah disebarluaskan melalui beberapa grup WhatsApp.
“Saat ini kami menunggu bantuan dari Kecamatan Monano. Seorang pemilik alat berat di wilayah tersebut telah mengerahkan satu unit alat berat untuk membantu membuka material longsor,” katanya.
Sementara itu, aparat TNI dan Polri turun tangan mengamankan ruas jalan akibat penumpukan kendaraan dari dua arah, khususnya kendaraan lintas Sulawesi dari dan ke Provinsi Sulawesi Tengah. Tidak adanya jalan alternatif menyebabkan antrean kendaraan tak terhindarkan.
Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih berlangsung demi memulihkan kembali akses jalan utama di wilayah tersebut
