JAKARTA – TNI resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Kompi Produksi Ketahanan Pangan TA 2025 dan menyatakan siap membentuk unit produksi pangan di seluruh satuan untuk mengantisipasi krisis pangan nasional.
Penutupan kegiatan Bimtek secara resmi digelar di Aula Djamin Purba, Yonif 315/Garuda, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/4/2025). Acara ini dihadiri oleh Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Susen mewakili Aster Panglima TNI Mayjen TNI Mohammad Naudi Nurdika serta Rektor IPB University Arif Satria.
Dalam amanat tertulisnya, Aster Panglima TNI menegaskan pentingnya penerapan segera dari ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan di satuan masing-masing, dengan tetap memperhatikan potensi dan karakteristik lokal.
“Segera bentuk kompi produksi ketahanan pangan di satuan masing-masing. Lakukan pembaruan data dan perkembangan secara berkala untuk memastikan target nasional dapat tercapai,” tegasnya.
Langkah ini merujuk pada Peraturan Panglima TNI Nomor 2 Tahun 2025 mengenai pembentukan unit produksi ketahanan pangan di lingkungan militer.
Dukungan juga datang dari dunia akademik. Rektor IPB University, Arif Satria, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendampingi TNI dalam mengimplementasikan strategi pangan nasional secara menyeluruh.
“Kami siap terus bersinergi dengan TNI dalam mengeksekusi langkah-langkah strategis guna mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan,”terangnya.
Kolaborasi TNI dan IPB University dinilai menjadi kekuatan strategis untuk menciptakan sistem pangan yang modern, adaptif, dan mampu menjangkau seluruh pelosok tanah air. Sinergi ini juga dipandang penting dalam menghadapi tantangan pangan global yang semakin kompleks.