JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, (2/5/2025).
Fenomena atmosfer seperti bibit siklon tropis 99W dan sirkulasi siklonik di berbagai wilayah menjadi pemicu terbentuknya awan hujan dan peningkatan tinggi gelombang laut. Bibit siklon tropis 99W saat ini terdeteksi di Samudra Pasifik utara Papua Barat dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan 1008 hPa.
“Meski potensi berkembang menjadi siklon tropis masih tergolong rendah dalam 24 jam ke depan, sistem ini membentuk konvergensi dan konfluensi angin yang berdampak pada wilayah sekitar, seperti Maluku Utara dan perairan Papua Barat Daya,” jelas BMKG dalam keterangannya.
Sirkulasi siklonik lainnya juga terpantau di Teluk Thailand, perairan barat Bengkulu, Selat Makassar, dan perairan selatan Jawa Tengah. Kondisi tersebut membentuk zona perlambatan angin di wilayah timur Sumatra, Laut Jawa, Nusa Tenggara, dan Papua yang turut mendorong pembentukan awan hujan.
BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa Tengah, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sementara itu, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter diperkirakan muncul di Samudra Hindia Selatan Banten hingga NTB.
Prakiraan cuaca di kota-kota besar antara lain:
- Jakarta, Surabaya, Makassar: hujan ringan
- Bandung, Denpasar: kabut atau asap
- Yogyakarta, Mataram: berawan tebal
- Samarinda, Jayawijaya: hujan sedang
- Palembang, Nabire, Merauke: hujan disertai petir
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko banjir, genangan air, serta gangguan pelayaran akibat gelombang tinggi.