JATIM – Malam yang mencekam menyelimuti Tol Gempol-Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (5/5/2025) sekitar pukul 21.38 WIB. Sebuah truk milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diduga mengangkut amunisi mengalami kecelakaan hebat hingga terbakar.
Kobaran api disertai ledakan keras membuat panik pengguna jalan dan memaksa penutupan total jalur tol.
Insiden ini terjadi di Gerbang Tol Gempol arah Pandaan, tepatnya di KM 774–400, Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Truk yang diketahui milik satuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) tiba-tiba kehilangan kendali, memicu kebakaran hebat.
“Sudah dikonfirmasi truk muat amunisi. Personel TNI juga membantu di lokasi,” ungkap Wahyu, petugas Jasa Marga Traffic Information Center (TIC) Wilayah Timur dikutip dari Okezone.com
Ledakan Berulang dan Kobaran Api Mengerikan
Kobaran api yang membesar disertai suara ledakan berulang membuat situasi semakin tegang. Seorang warga setempat, Rozaq, menjadi saksi mata peristiwa mengerikan ini.
“Tadi lagi nyantai, apasih suara ledakan, saya pikir mercon. Masih baru, masih awal, saya keluar ternyata di sana kok menyala (kebakaran) langsung lari,” katanya
Ia menyebut suara letusan mirip petasan terdengar selama 3-5 menit, diikuti ledakan besar yang mengguncang lebih dari tiga kali.
Video amatir yang diambil pengguna jalan menunjukkan truk dilalap api dengan proyektil amunisi beterbangan di udara, menciptakan pemandangan bak medan perang.
“Terlihat ratusan proyektil amunisi yang terbakar berterbangan ke udara,” tulis akun X @neVerAl0nely, yang turut mengunggah rekaman kejadian.
Dampak: Jalur Tol Ditutup, Anggota TNI Terluka
Akibat insiden ini, arus lalu lintas dari Gempol menuju Pandaan dan Probolinggo terhenti total. Petugas Jasa Marga mengalihkan kendaraan dari Surabaya ke Malang atau Probolinggo untuk keluar di Gerbang Tol Sidoarjo atau Porong. Sementara itu, kendaraan dari Malang ke Surabaya diarahkan keluar di exit Tol Pandaan, dan dari Pasuruan melalui exit Bangil.
Tragedi ini juga meninggalkan luka. Dua anggota TNI yang diduga sopir dan penumpang truk terluka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong, Sidoarjo, untuk perawatan intensif.
“Dalam video juga terlihat sejumlah anggota TNI tergeletak di bahu jalan tol usai dievakuasi,”
TNI Selidiki Penyebab, Dugaan Awal Muncul
Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, membenarkan bahwa truk tersebut milik Kostrad dan sedang dalam perjalanan menuju Jember.
“Untuk info yang masuk memang ada kebakaran terjadi. Truk tersebut merupakan rangkaian truk dari satuan Kostrad yang sedang menuju Jember,” ujarnya.
Pihak TNI masih mendalami penyebab kebakaran, dengan dugaan awal truk tiba-tiba mengeluarkan api saat melaju.
Informasi sementara menyebutkan truk berasal dari Yonif 509 Jember dan baru menyelesaikan tugas di Papua. Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan atau jenis amunisi yang diangkut.
Peringatan untuk Pengendara dan Upaya Penanganan
Petugas Jasa Marga dan TNI bergerak cepat menangani situasi. Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga TransJawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengonfirmasi kejadian tersebut dan memastikan evakuasi dilakukan secepatnya.
Pengendara diminta waspada dan mengikuti arahan petugas untuk menghindari bahaya lebih lanjut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan risiko pengangkutan bahan berbahaya di jalan raya. Dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, masyarakat menantikan klarifikasi resmi dari TNI terkait insiden yang mengguncang Tol Gempol ini.