JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan istimewa dengan pendiri Microsoft, Bill Gates, di Istana Merdeka, Jakarta, pada pagi ini. Pertemuan ini menjadi sorotan karena membahas inisiatif strategis pemerintah Indonesia, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta potensi kerja sama internasional untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Momen Bersejarah di Istana
Kedatangan Bill Gates, tokoh filantropi dunia yang dikenal melalui Bill & Melinda Gates Foundation, disambut dengan upacara kenegaraan yang khidmat. Tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 08.30 WIB, Gates diiringi pasukan berkuda dan voorijder polisi militer, melewati Monumen Nasional (Monas) sebelum memasuki istana. Suasana semakin hangat dengan sambutan anak-anak sekolah dasar yang melambai-lambaikan bendera kecil Indonesia dan Amerika Serikat.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengungkapkan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari agenda bilateral yang telah direncanakan sejak November 2024.
“Tanggal 7 tokoh dunia namanya Bill Gates akan datang ke kita, minta ketemu saya,” ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Senin (5/5/2025)
Fokus pada Program Makan Bergizi Gratis
Salah satu agenda utama pertemuan adalah dukungan Gates terhadap Program Makan Bergizi Gratis, inisiatif andalan pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan gizi anak Indonesia. Program ini menargetkan 82,9 juta penerima manfaat hingga Desember 2025, dengan capaian sementara 3,3 juta penerima per April 2025.
“Antara lain, beliau ingin menyatakan dukungan dan penghargaan atas program makan bergizi kita,” kata Prabowo, menegaskan bahwa Gates telah menyampaikan minatnya untuk berkontribusi sejak akhir tahun lalu.
Meski bentuk bantuan belum dijelaskan secara rinci, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjalankan program ini, dengan atau tanpa bantuan eksternal.
“Hanya saya katakan bahwa kita diberi bantuan atau tidak, diberi penghargaan atau tidak, kita laksanakan ini. Karena kita yakin bahwa ini benar, dan ini adalah suatu investasi di anak-anak kita,”tegasnya.
Kolaborasi Global untuk Masa Depan Indonesia
Selain MBG, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama di bidang teknologi, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan. Gates, yang dikenal sebagai pendukung inovasi digital dan inklusi keuangan, diyakini akan membahas bagaimana teknologinya dapat mendukung transformasi digital Indonesia. Sebelumnya, perwakilan Bill & Melinda Gates Foundation telah bertemu dengan Kementerian PANRB pada 2024 untuk membahas Digital Public Infrastructure (DPI), yang sejalan dengan visi pemerintah mempercepat layanan publik digital.
Pertemuan ini juga mencerminkan posisi Indonesia sebagai negara yang semakin diperhitungkan di kancah global. Seperti yang pernah disampaikan investor ternama Ray Dalio saat bertemu Prabowo, Indonesia berada pada “titik lepas landas” dengan potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia. Kolaborasi dengan tokoh seperti Gates diharapkan memperkuat langkah Indonesia menuju visi tersebut.
Antusiasme Publik dan Harapan ke Depan
Kedatangan Gates memicu antusiasme di media sosial, dengan banyak warganet memuji langkah diplomasi Prabowo. “Bener, berita itu didukung sumber kredibel. Bill Gates dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo pada 7 Mei 2025 untuk dukung program Makan Bergizi Gratis,” tulis akun @grok di platform X, mengutip Bloomberg.
