Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa sebanyak enam kali sejak Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan pada September lalu. Capaian ini menunjukkan respons positif pasar terhadap kebijakan pro-pertumbuhan pemerintahan Prabowo Subianto.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkapkan fakta menarik ini dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Rabu (5/11/2025). “Yang menarik, ketika Pak Purbaya diangkat menjadi Menteri Keuangan, kita enam kali all time high. Sementara dari Januari sampai September, hanya satu kali,” ujar Iman.
Pasar Merespons Positif Kebijakan Pro-Pertumbuhan
Fenomena ini menggambarkan bagaimana pasar modal merespons kebijakan ekonomi yang berorientasi pada ekspansi. Iman menilai pelaku pasar lebih menyukai pendekatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dibandingkan kebijakan yang terlalu konservatif.
Pencapaian terbaru IHSG terjadi pada Senin (3/11/2025), ketika indeks ditutup menguat 1,36% ke level 8.275,08, mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru. Bahkan pada perdagangan hari berikutnya, indeks sempat menyentuh level intraday tertinggi di 8.311.
Dari sisi partisipasi investor, aktivitas asing mulai menunjukkan perbaikan. Meski secara year-to-date masih mencatatkan net sell Rp41,8 triliun, pada bulan terakhir investor asing berbalik melakukan net buy sebesar Rp12,9 triliun. “Jadi sudah mulai ada perbaikan dari sebelumnya yang net sell sampai Rp50 triliun,” tambah Iman.
Optimisme Menuju Target 9.000
Kinerja IHSG hingga 24 Oktober 2025 menunjukkan pertumbuhan 16,83% year-to-date, menjadikannya yang tertinggi kedua di Asia Tenggara. BEI dan Menteri Keuangan Purbaya bahkan sepakat bahwa IHSG berpotensi menembus level 9.000 di akhir tahun, didorong oleh realisasi kebijakan pro-pertumbuhan dan stabilitas ekonomi makro.
Purbaya, yang dilantik menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada 8 September 2025, telah mengeluarkan sejumlah kebijakan stimulus, termasuk penempatan dana Rp200 triliun ke perbankan dan berbagai insentif untuk mendorong konsumsi masyarakat. Langkah-langkah ini tampaknya berhasil menciptakan sentimen positif yang tercermin dalam pencapaian bersejarah IHSG.