Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah dalam menghapus praktik pungutan liar (pungli) yang menjadi salah satu penyebab tingginya biaya logistik di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan AHY dalam rapat koordinasi terkait Over Dimension Overload (ODOL) yang digelar di kantor Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, pada Kamis.
AHY menyebut, salah satu poin krusial yang dibahas dalam rapat tersebut adalah dampak pungli terhadap membengkaknya biaya logistik. Menurutnya, setiap truk dapat mengeluarkan Rp100 juta hingga Rp190 juta per tahun hanya untuk pungli.
Dengan penghapusan pungli, AHY optimistis biaya transportasi dari satu titik ke titik lain akan berkurang secara signifikan. Ia menekankan bahwa pungli adalah tindakan melawan hukum dan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu.
Lebih lanjut, efisiensi biaya ini diharapkan dapat menghilangkan alasan untuk melakukan praktik ODOL hanya demi menekan biaya perjalanan. Dengan begitu, tidak ada lagi anggapan bahwa mengangkut muatan berlebih dalam satu kali perjalanan lebih murah.
Caption | Admin: Farraa
???? Jangan lupa LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE untuk update terbaru seputar informasi terbaru dari Garuda TV!
???? Aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan video terbaru dari kami!
