JAKARTA – Tim voli Daejeon JungKwanJang Red Sparks akan kembali bertemu dengan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dalam Liga Voli Korea 2024-2025, hanya tiga hari setelah pertemuan terakhir mereka.
Rekor kemenangan beruntun Red Sparks akhirnya terhenti pada laga ke-14 melawan Pink Spiders di tengah pekan ini. Meskipun bermain di kandang, tim yang dilatih Ko Hee-jin tersebut harus mengakui kekalahan setelah pertempuran sengit selama lima set dengan skor akhir 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, 9-15).
Ini adalah kekalahan pertama Red Sparks setelah menjalani 13 pertandingan tanpa cacat. Pada laga selanjutnya, mereka kembali bertemu dengan Pink Spiders pada putaran kelima Liga Voli Korea 2024-2025 pada hari ini, Minggu (2/2).
Kekalahan sebelumnya jelas masih membekas di benak para pemain, termasuk Yeum Hye-seon dan rekan-rekannya. Dalam salah satu artikelnya, media Korea Selatan News1 menyoroti kondisi tim yang tengah berada dalam ancaman. Bukan hanya karena kekalahan tersebut, tetapi juga tantangan dalam menjaga kebugaran para pemain.
News1 mencatat bahwa Red Sparks sangat bergantung pada performa dua pemain asing, Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic. Kedua pemain ini memiliki dampak signifikan terhadap hasil akhir pertandingan, dan kebugaran mereka menjadi kunci kesuksesan tim.
“Red Sparks yang baru saja kehilangan rekor kemenangan beruntunnya berpotensi mengalami kekalahan beruntun lagi di tengah jadwal padat,” tulis News1. “Sebelum penyesalan atas kekalahan di kandang mereda, mereka kini harus bertanding sebagai tim tamu.”
Kekuatan utama tim terletak pada kontribusi Megawati dan Bukilic, namun ketergantungan yang tinggi pada keduanya menjadi masalah. “Jika salah satu dari mereka tampil buruk, performa tim akan menurun drastis, dan jika keduanya tampil buruk, kemenangan akan sangat sulit dicapai.”
Dalam artikel tersebut, News1 juga menyoroti kinerja kedua pemain dalam pertandingan terakhir melawan Pink Spiders. Megawati tampil luar biasa dengan menjadi top skor dengan 31 poin, sementara Bukilic hanya mengumpulkan 18 poin. Namun, keduanya sama-sama melakukan kesalahan besar, dengan total 21 error dari 31 kesalahan yang dibuat oleh seluruh tim.
Pada set keempat, Bukilic gagal mencetak poin, sementara pada set kelima, Megawati hanya berhasil dengan tingkat keberhasilan serangan yang sangat rendah, yaitu 11 persen. “Kelemahan tim akhirnya terbongkar dengan jelas,” kata News1.
Jika Red Sparks kembali kalah dalam pertemuan ulang ini, posisi mereka di klasemen bisa semakin sulit untuk naik ke peringkat kedua. Sebaliknya, kemenangan akan membawa mereka naik ke posisi kedua meskipun mereka telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Sementara itu, Pink Spiders berusaha memperkuat posisi mereka di puncak klasemen. Kemenangan hari ini akan menjadikan mereka tim voli wanita pertama di Korea yang berhasil meraih 20 kemenangan dalam satu musim.
Dengan catatan 19 kemenangan, 5 kekalahan, dan 55 poin, Pink Spiders saat ini memimpin klasemen sementara.